Pulang usai Gali Kuburan, Ateng Kaget Rumahnya Sudah Gosong

Agung Sandy Lesmana
Pulang usai Gali Kuburan, Ateng Kaget Rumahnya Sudah Gosong
Ilustrasi kebakaran. (Antara)

Peristiwa kebakara itu kali pertama diketahui warga bernama Iis. Melihat api telah membumbung ke bagian atas rumah, Iis pun berteriak meminta pertolongan warga.

Suara.com - Permukiman di Kampung Cibanteng RT 31, RW 9, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mendadak panik akibat kebakaran yang melanda dua rumah di kampung tersebut pada Selasa (22/10/2019).

Rumah yang dilalap si jago merah milik Ketua RT 31, Suhandi (78) dan Ateng Sunarya (38). Saat kejadian kedua rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah sedang menggali kubur.

Peristiwa kebakara itu kali pertama diketahui warga bernama Iis. Melihat api telah membumbung ke bagian atas rumah, Iis pun berteriak meminta pertolongan warga.

Namun pada saat itu kondisi kampung sedang sepi karena banyak warga menghadiri Hari Santri Nasional (HSN) 2019 di lapangan Parakansalak. Kebakaran dua rumah ini diduga akibat korsleting listrik.

Suhandi mengatakan saat kejadian dirinya sedang menggali kubur. Ia mengaku baru mengetahui kebakaran ini pukul 08.00 WIB.

"Saya lagi di luar, pas tahu api sudah besar," ujar Suhandi kepada Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com.

Sementara itu, Ateng mengaku kondisi rumahnya sedang sepi saat terjadi kebakaran. Sang istri saat itu sudah pergi bekerja di pabrik garmen. Sedangkan Ateng sedang bersama Suhandi menggali tanah kuburan. 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS