SuaraJabar.id - Iis Lisda (46), warga penerima uang kerohiman atau uang ganti rugi dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) untuk yang terdampak reaktivasi jalur kereta api Stasiun Garut-Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi korban penipuan.
Iis kini nampak kebingungan harus tingal dimana setelah uang Rp 18 juta yang telah diberikan lenyap.
"Saya bingung mau ke mana, uang yang sudah saya terima habis kena tipu," kata Iis Lisda (46) penerima uang untuk mengganti bangunan rumah yang berdiri di lahan PT KAI di Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Minggu (12/5/2019).
Ia menuturkan, PT KAI telah mentransfer uang kerohiman sebesar Rp 18 juta, pemberian uang dilakukan lebih dulu sebelum pembongkaran bangunan yang terdampak reaktivasi kereta api di jalur rel Garut Kota.
Untuk pembongkaran rumah yang masih lama itu, Iis memanfaatkan uang tersebut untuk modal berdagang agar mendapatkan keuntungan dari usahanya, selanjutnya keuntungannya akan digunakan sebagai uang muka rumah baru.
"Uang itu seharusnya dipakai uang muka rumah, tapi dibawa kabur oleh orang lain," katanya.
Iis menerangkan, kejadian penipuan yang dialaminya berawal setelah uang yang diterimanya dari PT KAI pada Maret 2019 diberikan kepada seseorang yang mengaku dari Kabupaten Pangandaran untuk membeli barang gula, kelapa dan pisang.
Barang tersebut, kata dia, rencananya untuk memasok ke Pasar Induk Ciawitali, Garut, namun sekian lama ditunggu barang tersebut tidak kunjung datang ke Garut, bahkan orang tersebut tidak diketahui keberadaannya.
"Janjinya mau kirim barang satu truk, tapi sampai sekarang tidak datang juga, saya sudah cari ke Pangandaran, tapi katanya kabur ke Lampung," katanya.
Baca Juga: Embarkasi Haji Jawa Barat Tak Perlu Lagi ke Soetta, Bisa dari Kertajati
Kini Iis harus meninggalkan rumah di lahan PT KAI, dan tinggal sementara di rumah saudaranya di kawasan Kerkof, Garut Kota, sambil mencari usaha untuk keluar dari masalahnya itu.
"Sekarang rumah di sini sudah dikosongkan, enggak tahu mau pindah ke mana, mudah-mudahan ada rezeki yang lain," katanya.
Untuk diketahui, PT KAI sudah hampir selesai membongkar seluruh bangunan yang berdiri di sepanjang jalur kereta api Stasiun Cibatu - Garut. Saat ini yang masih proses pembongkaran di kawasan perkotaan Garut atau sekitar Stasiun Garut.
Reaktivasi kereta api di Garut itu ditargetkan selesai pembangunannya akhir 2019, dan bisa dilintasi kereta api dan digunakan masyarakat pada 2020. (Antara)
Berita Terkait
-
Puluhan Korban Penipuan Penukaran Mata Uang Asing Sambangi Polda Metro Jaya
-
Kena Tipu, Tabungan Milik Suhartoyo Rp 65 Juta di BRI Terkuras Habis
-
Pemudik Mulai Berburu Tiket Kereta Api Lebaran di Stasiun Pasar Senen
-
Penumpang Pesawat Beralih ke Kereta Api, KAI Siapkan Kursi Tambahan
-
KAI Jamin Server Tak Akan Down Saat Masyarakat Berburu Tiket Mudik Lebaran
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun
-
Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen