SuaraJabar.id - Kepulan asap sempat muncul di gedung back office of the house (BOD) Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Senin (19/8/2019) pagi. Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Kurnia Saputra mengatakan, laporan adanya kepulan asap diterima sekitar pukul 08.00 WIB.
Menurut Kurnia, asap muncul diduga berasal dari korsleting pendingin udara atau AC. Dari keterangan yang disampaikan saksi, Vian (35) pada 07.30 WIB, saat akan masuk kerja, dia mencium bau plastik terbakar dan melihat ada kepulan asap di atap Gedung BOD Hotel Savoy Homann.
"Bapak Vian segera menghubungi engineering hotel untuk melakukan tindakan. Setelah ruangan terbuka terlihat salah satu AC ruangan terbakar, sempat dilakukan pemadaman menggunakan APAR sebanyak 15 unit," kata Kurnia via keterangan tertulis.
Kurnia menjelaskan, karena ditakutkan adanya rambatan lainnya, pihak hotel segera melaporkan kepada dinas kebakaran melalui emergency call 113 untuk meminta bantuan.
"Penyebab kejadian diduga dari korsleting kabel AC. Objek terbakar yaitu AC dan atap ruangan the palace room," katanya.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung menurunkan 2 unit pancar pusat dan 1 unit rescue untuk memadamkan api. Selain itu, dibantu pihak keamanan dari Bhabinkamtibmas, TNI dan Linmas Pol PP Kota Bandung. Serta menyiagakan dua unit ambulans.
Setelah tiba di lokasi, petugas melakukan pemadaman pada area terbakar dilanjutkan dengan pendinginan. Penanganan usai pada pukul 08.28 WIB
Adapun luas area terbakar hanya 10 meter persegi. Sedangkan luas Gedung BOD yaitu 630 meter persegi. Tidak ada korban dalam kejadian ini.
Kontributor : Huyogo Simbolon
Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan di Palembang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja
-
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang
-
Nikmati Keistimewaan Layanan Kesehatan, BRI Private dan Prioritas Tawarkan Beragam Benefit
-
Kejati Jabar Ungkap Dugaan Modus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Appraisal Ditambah 15 Persen
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun