SuaraJabar.id - Postingan terkait Sunda Empire muncul di media sosial setelah heboh kehadiran Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah.
Sunda Empire juga mengklaim bahwa pemerintahan dunia akan berakhir pada Agustus 2020.
Unggahan ini dibagikan oleh akun akun Facebook Yuni Rusmini pada Kamis (16/1/2020). Ia mendapatkan informasi adanya Sunda Empire berdasarkan postingan dari akun Renny Khairani Miller pada 9 Juli 2019.
"Lho, nggak sengaja saya menemukan sebuah postingan sebuah akun Facebook apaan ini, bikin negara baru. Postingan tertanggal 9 Juli 2019. Ini mumcul lagi bukan cuma bikin kerajaan tapi negara," tulis Yuni Rusmini.
Tampak pula foto-foto peserta yang tergabung dalam acara tersebut.
Mereka memakai pakaian mirip seragam militer yang lengkap dengan lencana dan tanda bintang.
Sementara itu, postingan akun Renny Khairani Miller pada 9 Juli 2019 juga berisi ajakan untuk bergabung dengan Sunda Empire.
Seperti dikutip Suara.com pada Kamis (16/1/2020), akun tersebut memberikan narasi sebagai berikut.
"SUNDA EMPIRE - EARTH EMPIRE, Dalam menyambut Indonesia baru yg lebih makmur dan sejahtera, dgn system pemerintahan dunia yg dikendalikan dari koordinat 0.0 di Bandung sebagai Mercusuar Dunia. Masa pemerintahan Dunia yg sekarang akan segera berakhir sampai dgn tgl 15 Agustus 2020. Mari kita persiapkan diri kita utk menyongsong kehidupan yg lebih baik dan sejahtera. Agar kita tdk menjadi budak di negara sendiri dan hidup hanya utk membayar tagihan yg terus naik dan biaya hidup yg terus melambung tinggi apalagi biaya pendidikan anak yg tdk gratis, setelah itu kita tua dan mati, terus pikniknya kapan?"
Baca Juga: Tokoh Agama-agama Ibrahim di Vatikan Sepakati Aksi Nyata Atasi Konflik
Rata-rata warganet merasa heran dengan adanya Sunda Empire dan orang-orang mau bergabung di sana.
Seperti komentar yang ditulis Nadia Mayriska Putri, "Kok ada aja orang yang mau diajak jadi pengikutnya...pinter keblinger".
"Kemarin kerajaan sejagat di Purworejo..Eh sekarang nongol lagi negara baru yang disebut sunda empire di bandiung," tulis Amoe Dech.
"Paling juga ujung-ujungnya kayak kerajaan kmaren, pada kena tipu para pengikutnya," komentar dari Rahayu Chan.
Pantauan Suara.com, postingan Renny Khairani Miller ini telah dihapus dan terakhir dapat diakses pada 16 Januari 2020.
Namun jejak digital Sunda Empire terlacak di platform lain, seperti di YouTube.
Berita Terkait
-
Mi Instan Direbus Bersama Kemasannya, Ini Kata Pakar
-
Peragakan Sinetron Azab, Aksi Kreatif Para Perempuan Ini Bikin Tepok Jidat
-
Murah Meriah, Begin Cara Cepat Hasilkan Wajah Glowing
-
Viral Kisah Pemotor yang Membuntuti Anaknya saat Lomba Lari, Mengharukan
-
Viral Remaja Ngaku Dibayar Ikut Demo Anies, Abu Janda Ungkap Hal Lain
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran