SuaraJabar.id - Kepolisian Resor Cirebon Kota, Polda Jawa Barat telah membongkar kasus peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang melibatkan wanita hamil.
"Ada empat orang tersangka yang kami tangkap, karena terbukti mengendarkan narkoba dan obat terlarang," kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy di Cirebon, Jumat (17/1/2020).
Roland mengatakan, dua dari keempat tersangka berinisial VL dan seorang wanita hamil berinisial TN (24) berperan sebagai pengedar.
Meski tak berkomplot, TN dan VL mengambil narkoba jenis sabus-sabu di lokasi yang sama, yakni dari Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Gintung, Kabupaten Cirebon.
Ronald menyampaikan, modus peredaran narkoba itu menggunakan sistem tempel, yakni diletakan di lokasi yang sudah disepakati.
"Keduanya mengambil sabu di tempat yang sama yaitu di Lapas Gintung," ujarnya.
Sementara dua orang yang mengedarkan obat sediaan farmasi tanpa izin masing-masing berinisial AF dan B, di mana barang tersebut diperoleh dari seseorang yang berada di Jakarta.
Menurutnya dari dua tangan pengedar obat terlarang kata Roland, pihaknya menyita 1.500 butir pil trihex dan 448 butir pil dextro.
"Keduanya memang sudah lama kami cari, karena memang sudah sering mengedarkan obat-obatan di wilayah Cirebon," katanya. (Antara).
Baca Juga: Jualan Narkoba hingga Tilap Uang Rp 1,3 Miliar, 3 Polisi di Madiun Dicopot
Berita Terkait
-
Makin Nekat Usai Bebas, Residivis Simpan Sabu di Plang Kantor Kejaksaan
-
Pakai Sabu Biar Giat Layani Tamu, Amelia Menangis Bilang Kapok ke Polisi
-
Polda DIY: 2 Pengedar yang Ditangkap Berencana Jual Narkoba Saat Tahun Baru
-
Berencana Jual Obat Terlarang Lewat Medsos, Dua Pengedar Diringkus Polisi
-
Awalnya Diajak Mucikari Makan Bakso, PSK Remaja Disuruh Layani Bandar Sabu
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026