SuaraJabar.id - Setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengeluarkan fatwa pengembalian penggunaan fungsi masjid Al-Islam, Warga RW 11 Tamansari yang menjadi korban penggusuran rumah deret masih terus bertahan.
Pengacara Publik LBH Bandung yang juga pendamping Hukum Warga Tamansari Riefki Zulfikar mengatakan, hingga kini terdapat 12 keluarga atau sekitar 50-an warga yang masih bertahan di Masjid Al-Islam di Tamansari.
“Saat ini, setelah Warga Tamansari diberikan surat dari MUI (mereka) masih bertahan. (Karena) sesungguhnya tidak berpengaruh banyak ya karena surat edaran itu juga bukan satu produk hukum yang mengikat warga Tamansari sendiri,” Kata Riefqi saat dihubungi, Selasa (28/1/2020)
Ketika fatwa MUI keluar, sebagian warga yang menolak pembangunan rumah deret sedang melakukan aksi di Jakarta, untuk meminta perhatian pemerintah pusat terkait kasus yang dialami warga Tamansari.
“Kemarin karena waktu warga sedang aksi di Jakarta sejumlah alat berat sudah datang dan diintimidasi dari beberapa kepolisian dan preman juga sempat hadir. Jadi sebetulnya masih kurang menentu kondisinya saat ini, warga masih ada trauma psikis dan merasa terintimidasi,” ujar Riefki
Terkait logistik dan bantuan makanan, saat ini warga masih mengandalkan donasi-donasi publik yang diberikan oleh individu maupun organisasi dan massa solidaritas.
“Jadi kalau warga sekarang masih menerima itu (bantuan) sementara dari pemerintah sendiri juga tidak ada sampai hari ini bantuan dalam bentuk apapun, seharusnya warga pun diberikan pertanggung jawaban oleh Pemerintah Kota Bandung, baik itu menyediakan shelter yang layak sampai dengan bantuan dari segi medis atau bantuan makanan, sampai hari ini tidak ada dari Pemerintah Kota Bandung.”
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
-
Tak Ada Perlakuan Istimewa, Bojan Hodak Peringatkan Layvin Kurzawa
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
-
Tanpa Kurzawa dan Dion Markx, Andrew Jung Siap Jadi Tumpuan Persib di Stadion Manahan
-
Bukan Cuma Soal Postur, Ini Alasan Teknis Bojan Hodak Rekrut Dion Markx
-
Di Pesantren saat Longsor, Santri Ini Harus Terima Kenyataan Pilu Seluruh Keluarga Meninggal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Nasib Pencarian Korban Longsor Cisarua Ditentukan Besok Sore, Lanjut atau Berhenti?
-
40 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi, Berikut Daftar Nama dan Asal Kampungnya
-
Simak Jadwal KRL Terakhir Malam Ini Rute Bogor, Bekasi, dan Parung Panjang
-
Desa BRILiaN Tembus 5.245 Desa, BRI Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Ekonomi Lokal
-
Gaji UMR Tetap Bisa Punya Mobil! 4 Rekomendasi Mobil Bekas Irit dan Ramah Saku