SuaraJabar.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengkonfirmasi 20 dari 24 orang warga Bandung yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dugaan terpapar Virus Corona atau Covid-19 hingga saat ini telah sembuh. Sisanya sebanyak 4 orang warga masih dilakukan pemantauan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita mengatakan 20 orang warga dalam pemantauan sudah sembuh dan tidak perlu lagi dipantau.
“Iya, yang 20 sudah beres tidak perlu dipantau lagi,” ujar Rita ketika dihubungi, Senin (9/3/2020)
Saat ini, Dinkes Kota Bandung sedang melakukan pemantauan terhadap 4 orang warganya. Rita mengungkapkan 4 orang warga tersebut dalam kondisi sehat.
“Yang 4 sebentar lagi selesai pemantauan dan kondisinya sehat” ujar Rita.
Hingga saat ini, Dinkes Kota Bandung belum menerima aduan baru terkait warga dalam pemantauan virus corona atau Covid-19.
“Belum ada (lagi),” ujar Rita.
Dinkes Kota Bandung menghimbau agar masyarakat tidak perlu panik dengan adanya virus corona atau Covid-19, Rita juga menghimbau untuk masyarakat dalam menjaga kesehatan dan budaya hidup bersih,
“Yang paling penting jangan panik, jalankan perilaku hidup bersih dan sehat dan hirup cerdik. Jaga kesehatan dengan istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olah raga secara rutin,” ujar Rita.
Baca Juga: 2 dari 6 Pasien Terinfeksi Virus Corona Demam Tinggi sampai 37 Derajat
Sebelumnya, Dinkes Kota Bandung mengumumkan ada 24 warga Bandung dalam pemantuan terkait dugaan terpapar virus corona atau Covid-19. 24 warga ini memiliki riwayat bepergian ke negara terjangkit. Pemantauan tersebut dilakukan di rumah.
Sejak awal kasus Covid-19 muncul, pada Januari tercatat ada 31 orang total orang dalam pemantauan. Namun 7 diantaranya sudah selesai, sudah lewat 14 hari.
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
-
2 dari 6 Pasien Terinfeksi Virus Corona Demam Tinggi sampai 37 Derajat
-
Perempuan Diduga WNI Terpapar Corona di Australia, Kemenlu: Kita Telusuri
-
6 Orang di Riau Suspect Virus Corona
-
Identitas Diungkap Media Bikin Pasien Corona Stres, Yurianto: Sulit Sembuh
-
Warga Korea Diperiksa karena Virus Corona di Bali
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI