SuaraJabar.id - Sudah mengirim banyak lamaran kerja tapi tidak juga dipanggil? Barangkali CV Anda terlalu rumit dan tidak menjual, sehingga tak lolos seleksi.
Ya, menuliskan pengalaman kerja sebanyak-banyaknya bukan cara terbaik membuat CV yang disukai perusahaan.
Terkait hal ini, warganet bernama @fierza, yang diketahui berprofesi sebagai Digital Marketing dan Company Branding, serta pemilik dan pendiri sebuah platform brnama DeepTalk berbagi tips dalam membuat CV yang dapat menarik di akun Twitter miliknya.
"Nulis CV tuh kayak jualan. Jadi kita juga pakai prinsip berjualan. Here's a key: Don't tell what you can't sell, don't sell what you doubt yourself," tulis dia dalam sebuah utas.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti dari Fierza berikut ini.
1. Perhatikan Alur
Biasakan untuk membuat alur yang baik pada CV dan jangan melompat-lompat. Misalnya kata Fierza, urutkan dari yang terbaru. Apapun itu, mulai dari pendidikan, pengalaman kerja, organisasi, dan lainnya.
Kenapa? Karena ini akan memudahkan rekruter yang ingin mengetahui, sebelum Anda melamar ke perusahaannya, di mana Ajda bekerja dan apa yang Anda kerjakan.
"Kalau kamu lamar posisi Akuntan, yang nongol TK apa relevan? They don't have that much time wander," pungkasnya.
Baca Juga: Cara Membuat CV di Word
2. Deskripsi
Deskripsi yang menceritakan detil mengenai dirimu adalah yang penting. Sayangnya, bagian ini malah sering hilang dalam CV.
"Rekruter perlu tau kalian itu ngapain aja. Apakah yang kalian lakukan di masa lalu itu relevan dengan pekeriaan yang akan kalian hadapi dengan perusahaan nantinya.
Tips membuat deskripsi, kata Fierza ialah dengan menulis jobdesc, hal yang Anda lakukan selama bekerja di perusahaan lain atau organisasi lain. Kedua, peralatan yang Anda biasa pakai untuk bekerja, misalnya Photoshop, Illustrator, dan lainnya.
Ketiga ialah dengan menjelaskan bagaimana Anda melakukan pekerjaan dengan alat-alat tersebut, apa keahlian Anda, dan bagaimana hasilnya.
3. Sebutkan keahlian
Berita Terkait
-
Stop Merasa Nggak Enakan! Ini Alasan Perempuan Wajib Berani Nego Gaji Saat 'Interview'
-
The Last Interview Tayang November, Wawancara Kerja Jadi Penuh Ketegangan
-
Interview Online vs Offline, Mana yang Lebih Masuk Akal?
-
Sistem Walk-in Interview: Memudahkan Recruiter atau Membebani Jobseeker?
-
Apa Perbedaan CV dan Resume? Ini Bedanya buat Kamu yang Lagi Cari Kerja
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat
-
Miris! Kendaraan Dinas Pemkot Banjar Tunggak Pajak hingga Setengah Miliar