SuaraJabar.id - Sebanyak 78 orang pasien positif corona dari kluaster Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Bandung sembuh dalam sehari sampai Kamis (15/7/2020). Mereka menjalankan tes polymerase chain reaction (PCR) dari tes swab kedua.
Hal itu setelah pada Senin (13/7/2020), hasil tes swab kedua menunjukkan 98 personel TNI AD di Secapa AD berstatus negatif. Sementara pada tes swab kedua pada Selasa (14/7/2020) terdapat tambahan 67 pasien negatif. Lainnya, Rabu (15/7/2020) terdapat 116 pasien negatif. Namun pada Rabu juga ada tambahan 27 orang positif COVID-19.
"Jadi dari total 1.307 orang positif (1.280+27) pasien positif COVID-19 di klaster Secapa AD pada pagi ini sudah berkurang 359 orang menjadi tinggal 948 orang," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen Nefra Firdaus Kamis pagi
Dalam hal riset pengembangan kombinasi obat untuk anti-COVID-19 antara Universitas Airlangga (Unair), Badan Intelijen Negara (BIN), Mabes AD, sampai dengan Rabu malam WIB, sudah ada 160 pasien positif COVID-19 di Secapa AD yang menerima uji klinis beberapa kombinasi obat dan dosis sesuai dengan protokol pedoman pelaksanaan uji klinis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Baca Juga: Warga Sekitar Secapa AD Bandung Tidak Ada yang Positif Corona
"Sementara 460 pasien positif COVID-19 dari Secapaad & Pusdik Pomad yang sudah negatif (359 dari Secapa+101 dari Pusdik Pomad) sudah mulai menalani pemeriksaan awal program donor plasma darah untuk terapi plasma convalesence," kata Nefra.
Menurut Nefra, sebagai bagian dari pengadaan 68 laboratorium PCR untuk 68 rumah sakit (RS) TNI AD di seluruh Indonesia, Mabesad mendapat dukungan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang mulai Kamis ini, mengoperasikan laboratorium PCR kedua.
"Yaitu di RS TNI AD Sariningsih, Bandung, untuk percepat pelayanan pemeriksaan spesimen hasil swab di Bandung dan sekitarnya. Adapun laboratorium PCR yang pertama di RSPAD," kata Nefra.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Ketua BEM FISIP Unair Ditangkap karena Hina Presiden
-
CEK FAKTA: Mahasiswa Unair Ditangkap karena Hina Presiden Prabowo
-
Cara Mendapatkan Golden Ticket Unair 2025: Panduan Lengkap dan Syarat Pendaftaran
-
Daftar Nilai SNBP UNAIR 2025: Semua Jurusan Ada!
-
Biaya Kuliah Jurusan Teknik Informatika di Unair, UB, ITS, dan ITB
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar