SuaraJabar.id - Ungkapan belasungkawa diberikan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) kepada para dokter yang meninggal karena virus Corona Covid-19.
Dalam akun Twitternya, hari ini, ketua PB IDI dr Daeng M Faqih mengatakan berduka dengan meninggalnya dokter dan petugas kesehatan di Indonesia akibat Covid-19.
"Mari kita doakan agar kawan-kawan kita yang gugur mendapat tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluargan yang ditinggalkan diberi kesabaran, serta perjuangannya mengilhami dan menjadi tauladan bagi kita semua agar tetap komitmen menjalankan pengabdian kepada kemanusiaan," cuit akun PB IDI di media sosial Twitter.
dr Daeng juga menyampaikan agar dokter dan tenaga kesehatan lain yang berjuang di garda terdepan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.
Cuitan PB IDI memantik reaksi simpati dari netizen Indonesia. Sebagian besar mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa dokter yang telah gugur.
"Innalillahi WA innailaihi rojiun.... Semoga di berikan tempat yang terbaik utk para nakes yang gugur amieennn.... Salut dan respect," tulis akun jarhead.
"Turut berduka untuk rekan-rekan sejawat yang meninggal, semoga diangkat derajatnya oleh ALLAH," tulis yang lain.
Selain ucapan duka, ada juga ucapan yang meminta IDI bersikap tegas kepada pemerintah.
Hal ini dilandasi oleh kritik terhadap kinerja IDI yang dinilai lemah dalam pengawasan dan pelaksanaan penanganan pandemi.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Tindakan Medis Pada Pasien Anak Rawan Tertunda
"Tanpa mengurangi hormat kepada rekan² nakes alangkah baiknya IDI mengambil sikap tegas kepada pemerintah terkait. jangan hanya sebagai 'humas' yang menyampaikan berita duka saat ada nakes yg gugur karna covid19," tulis Muhammad.
"IDI lakukan aksi protes kolektif dong ke negara. Lockdown dua minggu serentak nasional. 2 minggu lockdown nasional apa susahnya? Pengusaha suruh nabung atw rugi 2 minggu, apalah artinya. Kelas rentan dapat santunan kebutuhan pokok untuk bertahan selama 2 minggu. Drpd makin parah," tulis Sarporter.
"Please do something! IDI harusnya bisa melakukan lebih karena organisasi besar dan pastinya punya pengaruh dan privilese ke pemerintahan," tulis yang lain.
Terakhir, netizen juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyepelekan pengorbanan dokter dan tenaga kesehatan, dengan selalu memperhatikan kesehatan.
"Sehat itu harus....
Ekonomi juga harus jalan....
Pemerintah udah g punya duit, rakyat juga susah makan. Lalu apa solusinya....
Lakukan kebijakan masker, cuci tangan, jangan berkerumun, dan tetap sosial distancing," tulis Edward.
100 Dokter Meninggal, Fahri Hamzah Minta Jokowi Bertindak
Berita Terkait
-
Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?
-
Makin Panas! Netizen Malaysia Serang Jennifer Hubner hingga Ancam Boikot Produk Indonesia
-
Pengacara Richard Lee Keluhkan Durasi Hadirkan Saksi di Sidang: Harusnya Sama-sama Adil
-
Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan
-
Jangan Asal Pilih Susu Anak, Dokter Gizi Ungkap Hal yang Jauh Lebih Penting dari Sekadar Harga!
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23
-
Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi
-
Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan
-
Bupati Karawang Tegaskan Mutasi ASN Tanpa Pungutan: Tak Ada Jual-Beli Jabatan
-
Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari