SuaraJabar.id - Ada kabar kurang baik bagi buat pengguna Android. Ditemukan beberapa aplikasi berbahaya yang menjadi ancaman Anda jika tridak segera menghapusnya.
Setidaknya, Anda harus meluangkan waktu sejenak sebelum mengunduh apa pun di perangkat seluler untuk membaca ulasan secara cermat. menandakan ancaman keamanan.
Sebagaimana melansir laman Phone Arena, Rabu (9/9/2020), beberapa jenis malware dapat tidak diketahui secara umum, yang berarti bahwa tidak peduli seberapa berhati-hati Anda dalam proses pemeriksaan aplikasi pra-instalasi, Anda masih bisa menjadi korban serangan "fleeceware".
Ini mungkin fenomena jahat yang paling tersebar luas yang dibiarkan merajalela di ponsel Android di seluruh dunia oleh Google, dengan lusinan aplikasi yang terinfeksi ditemukan oleh peneliti keamanan hampir setiap minggu akhir-akhir ini.
Kumpulan aplikasi berbahaya terbaru disusun oleh Roxane Suau milik Pradeo, mencakup enam judul yang berhasil mengumpulkan hampir 200.000 penginstalan.
Ini menyoroti bahaya yang ditimbulkan oleh aplikasi Android tidak jelas dan biasa-biasa saja, yang tersedia di Play Store resmi karena beberapa judul mungkin tidak pernah melampaui 100 atau 1000 unduhan, sementara yang lain dapat dengan mudah memecahkan 50.000 atau 100.000 penghalang pemasangan.
Easy Scanner 2 dan Separate Doc Scanner membuktikan aplikasi paling populer dalam "koleksi" khusus ini, dengan Safety AppLock, Push Message - Texting & SMS, Emoji Wallpaper, dan FingerTip GameBox, mengumpulkan jumlah unduhan yang jauh lebih rendah.
Meskipun tidak mungkin untuk mengetahui dengan pasti berapa banyak pengguna Android individu yang dibujuk dan kerusakan finansial apa yang disebabkan oleh aplikasi ini, Anda harus mencari enam judul yang disebutkan di atas dan menghapusnya sesegera mungkin.
Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, cara kerja ancaman fleeceware adalah dengan mengenakan biaya yang berlebihan untuk akses "premium" ke layanan paling mendasar atau tidak berguna.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Game Puzzle Adventure di Android yang Dapat Mengasah Otak
Serangan ini dapat membuat Anda tidak sadar langganan aplikasi yang mahal. Anda tidak akan pernah menerima notifikasi apapun.
Google pun telah menghapus enam aplikasi jahat dari Play Store-nya. Namun, tidak mengubah fakta bahwa raksasa pencarian itu perlu merancang mekanisme lebih baik untuk memblokir aplikasi individu seperti ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial
-
AyoBandung Dorong UMKM Kuasai AI Lewat Workshop Konten Digital
-
Sentil Budaya Pencitraan, Bupati Rudy Susmanto: Menanam Pohon Itu di Tanah, Bukan di Baliho
-
Investasi SDM Jepang di Bogor, Brexa Targetkan Kirim 4.000 Tenaga Kerja Profesional Tahun Ini