SuaraJabar.id - Dua pria warga Kampung Gedong, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Depok, berinisial RG (29) dan RD (20) tewas diduga usai menenggak minuman keras oplosan saat merayakan hari ulang tahun.
Kasat Reskrim Polsres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan keluarga korban. Kedua pria itu tewas usai dilarikan ke rumah sakit, Kamis (22/10) pada pukul 20.00 dan 22.00 WIB.
"Telah dilaksanakan cek TKP terjadi kematian karena diduga minum minuman oplosan," kata Wadi di Depok, Jawa Barat, Jumat (23/10/2020).
Wadi mengungkapkan, berdasarkan pengakuan saksi yakni ayah korban RG, awalnya pada Rabu (21/10) korban dibangunkan untuk diajak kerja namun tidak bangun. Tiba-tiba kesokan harinya, korban mengeluh sakit perut.
"Korban merasa sakit di bagian perut lalu dibawa ke RS Sentra Medika dan dinyatakan meninggal pada puk 20.00 WIB," ungkapnya.
Sementara itu menurut Wadi, keterangan saksi yang merupakan kakak kandung korban berinisial RD, menuturkan kalau korban sempat melakukan pesta minuman keras oplosan bersama teman-temannya termasuk korban RG.
Hal itu dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun korban RD yakni pada Selasa 20 Oktober 2020 yang lalu.
Satu hari berselang korban RD mengeluh sakit dan dibawa ke klinik. Namun sore harinya dibawa ke RS Hermina Depok, sayang nyawanya tak tertolong.
"Korban dan teman-temannya minum di bengkel Jl. H. Sanip wilayah RW 19 dan pulang jam 02.00 pagi. Korban sempat dirawat di RS. Hermina Depok dan dinyatakan meninggal dunia pada jam 22.00 WIB," tuturnya.
Baca Juga: Naruto Dikabarkan Mati, Warganet Ramai Bahas Teorinya
Berita Terkait
-
Resep Kue Ulang Tahun dari Es Krim, Spesial untuk yang Terkasih
-
Naruto Dikabarkan Mati, Warganet Ramai Bahas Teorinya
-
9 Anggota Otsutsuki Terkuat, Naruto Mati di Tangan Siapa?
-
Dua Orang Meninggal dan Puluhan Terluka Akibat Ledakan Pipa Gas di Thailand
-
VIRAL Naruto Tewas, Kominfo Diminta Buka Suara Pastikan Hoaks atau Tidak
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun