SuaraJabar.id - Sejarah baru dicetak Southampton dengan sukses memuncaki klasemen Liga Inggris --sejak 1988 sebelum era Premier League. Dan menariknya, hal pertama yang mereka lakukan adalah mengolok-olok Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Southampton sukses mengukir sejarah tersebut setelah menang 2-0 atas Newcastle United dalam laga pekan kedelapan Liga Inggris di Stadion St. Mary's, Sabtu (7/11/2020) dini hari WIB.
Selepas pertandingan itu, akun Twitter Southampton pun mengunggah foto klasemen Liga Inggris di mana mereka berada di peringkat pertama dengan raihan 16 poin.
Lucunya, unggahan foto klasemen itu diberi caption "STOP THE COUNT" atau "HENTIKAN PERHITUNGAN". Cuitan itu lantas viral lantaran secara tak langsung menyindir Donald Trump.
Baca Juga: Tim Joe Biden Siap Usir Donald Trump dari Gedung Putih Jika Menolak Keok
Diketahui, Donald Trump lewat Twitter juga sempat menuliskan hal yang sama "STOP THE COUNT!" sebagai protesnya terhadap hasil pemilihan presiden AS yang memberikan keunggulan pada lawannya, Joe Biden.
Kelly Cates dari Sky Sports bahkan ikut beraksi, bercanda bahwa penggemar Southampton akan berharap musim berakhir sekarang.
Cuitan akun Twitter Southampton itu lantas diserbu para penggemar The Saints. Mereka rata-rata terhibur dengan olok-olok tim kesayangannya terhadap Donald Trump itu.
"Berikan penghormatan kepada siapapun yang menjalankan akun Twitter Southampton," tulis @franklinleonard.
"Tak pernah menyangka saya jadi penggemar Southampton, tetapi unggahan ini membuat saya yakin," tulis @Larrydn22 sambil membubuhi emot icon tertawa di akhir cuitannya.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Southampton ke Puncak Klasemen Usai Tekuk Newcastle
Berita Terkait
-
3 Gebrakan Prabowo Selamatkan Ekonomi RI dari Gempuran Tarif Donald Trump, Apa Saja?
-
INDEF Sarankan Pemerintah Harus Negosiasi Dagang Lawan Tarif Trump
-
Tarif Trump 32 Persen Berdampak pada Sektor Industri Tekstil Hingga Furniture di Indonesia
-
Digoyang Tarif Trump 32 Persen, Ini 9 Pernyataan Resmi Pemerintah Indonesia
-
Indef: Pemerintah Harus Segera Isi Pos Dubes RI di AS untuk Hadapi Kebijakan Baru Trump
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar