Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 11 November 2020 | 15:05 WIB
Ilustrasi bullying atau perundungan. (Antara)

SuaraJabar.id - Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) akan mengambil tindakan pada mahasiswanya yang terlibat aksi bullying dan terekam dalam video yang sempat viral di jejaring sosial media baru-baru ini.

Unpar memastikan, tindakan tersebut tidak ada kaitannya dengan kegiatan akademik kampus mereka.

Kepala Kehumasan dan Protokoler Magenta Paramita, Unpar menyayangkan nama kampus dikaitkan dengan dugaan tindak kekerasan.

"Kami sebagai institusi pendidikan menolak segala bentuk kekerasan baik kekerasan fisik, kekerasan verbal, maupun kekerasan visual," melalui surat yang ditandatanganinya, Rabu (11/11/2020).

Magenta menambahkan, selama masa pandemi, Unpar melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring atau tanpa tatap muka. Kegiatan ospek pun dilakukan secara daring.

Dengan begitu, dia memastikan dugaan tindak kekerasan dalam video itu tak ada kaitannya dengan kegiatan di lingkungan mahasiswa Unpar.

"Selama masa pandemi Covid-19, Unpar melakukan kegiatan belaiar mengajar dan segala bentuk kegiatan yang melibatkan mahasiswa, secara daring penuh. Bahwa kegiatan yang diduga memuat tindakan kekerasan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kegiatan universitas di lingkungan Unpar," ucap dia.

Magenta pun menuturkan, Universitas bergerak cepat dengan memanggil dan meminta penjelasan dari pihak-pihak yang terlibat dalam video tersebut pada 10 November 2020.

"Dari pertemuan tersebut berhasil diungkap bahwa kejadian tersebut berlangsung pada tanggal 31 Oktober 2020, di luar lingkungan Universitas dan tidak berkaitan dengan kegiatan kemahasiswaan kami. Tindakan kekerasan dalam bentuk video tersebut diketahui dipicu oleh masalah pribadi yang kemudian dimuat dan disebarluaskan di media sosial," jelas Magenta.

Baca Juga: Berkostum Ninja, Seorang Pria Bunuh 2 Orang saat Pesta Halloween di Kanada

Meski telah diselesaikan secara kekeluargaan, lanjut Magenta, pihak kampus akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terlibat dan terkait dengan video itu.

"Pihak universitas tetap akan memberikan tindakan disiplin tegas kepada pihak-pihak yang terkait," katanya.

Load More