SuaraJabar.id - Setelah seorang Guru SMAN Kota Sukabumi meninggal akibat terkonfirmasi Covid-19, kini sang istrinya pun menyusul sang suami yang dipanggil sang khalik.
Kisah tersebut nyata terjadi dialami Warga Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Satgas penanganan Covid-19 Kecamatan Ciracap diketahui kembali melakukan pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan (prokes) di TPU Pasirceuri Desa Cikangkung pada Minggu (6/12/2020).
Petugas memakamkan perempuan warga Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Perempuan yang dimakamkan tersebut merupakan istri dari guru Bahasa Indonesia di salah satu SMAN Kota Sukabumi yang lebih dulu meninggal dan juga dimakamkan dengan prokes Covid-19 di lokasi yang sama, yakni TPU Pasircueri.
Sebelumnya, pada lima hari lalu, tepatnya pada Rabu (2/12/2020) sekitar pukul 22.00 WIB, sang suami dimakamkan dengan protokol kesehatan karena berstatus pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Suami istri ini dimakamkan di Desa Cikangkung Kecamatan Ciracap atas keinginan keluarga. Almarhum memang berasal dari Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
“Ya malam ini sekira pukul 19.00 WIB kami memakamkan istri dari almarhum salah satu guru SMAN di Kota Sukabumi di TPU Pasirceuri. Pemakaman dengan protokol kesehatan karena memang statusnya meninggal dalam perawatan dan pengawasan tim Covid-19 RS Bunut (RSUD R Syamsudin),” jelas Sekretaris Camat Ciracap, Burhanudin kepada Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com.
Menurut Burhanudin, enam petugas disiapkan untuk pemakaman ini, mulai dari yang pengangkat peti jenazah, menguburkan hingga yang mengumandangkan adzan.
Baca Juga: 1,2 juta Vaksin Covid-19 Mendarat dari China, Jokowi: Akan Kita Tambah Lagi
Sepanjang proses pemakaman, keluarga besar almarhumah yang ada di Cikangkung terus melantunkan doa dari kejauhan.
“Ya memang tidak bisa ada yang mendekat, kecuali petugas pemakaman yang menggunakan APD. Keluarga pun kami minta untuk tidak terlalu dekat, peti jenazah dari RS Bunut langsung dibawa ke pemakaman tidak mampir dulu ke rumah. Proses pemakaman inipun dipantau oleh tim satgas puskesmas,” lanjut Burhanudin.
Di lokasi pemakaman juga terlihat jajaran Polsek, Koramil, hingga Pemerintah Desa Cikangkung. “Semoga almarhum dan almarhuma khusnul Khotimah,” pungkas Sekcam Ciracap Burhanudin.
Istri guru salah satu SMAN di Kota Sukabumi ini meninggal pada Minggu, sekira pukul 10.00 WIB di RS R Syamsudin. Menjalani perawatan sejak Jumat dan direncanakan akan dimakamkan di Cikole Kota Sukabumi.
Jenazah akhirnya dibawa ke kampung halamannya di Desa Cikangkung Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi untuk dimakamkan di lokasi yang sama dengan suaminya yaitu TPU Pasirceuri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026