SuaraJabar.id - Pihak kepolisian yang melakukan penelusuran ke sebuah kantor kosong usai adanya laporan warga soal bau menyengat, terkejut bukan main ketika mendapati gedung tersebut rupanya dijadikan sebagai kebun ganja.
Ratusan tanaman ganja itu ditemukan di sebuah kantor yang terletak di kota London, Inggris. Gedung tersebut telah dibiarkan sejak kemunculan pandemi virus corona.
Polisi London tak pernah menyangka bahwa kebun ganja itu dibuat di sebuah gedung yang notabene berada di daerah pusat keuangan dunia.
Menyadur New York Post, Jumat (22/01/2021), ini adalah kebun ganja pertama yang mereka temukan di London. Polisi mengatakan kebunnya terletak di dalam gedung perkantoran di pusat keuangan dunia.
Ada 826 tanaman ganja yang ditemukan di gedung di sebelah Bank of England. Penemuan ini berawal dari laporan warga yang mengatakan ada bau ganja yang sangat kuat.
"Ini adalah kebun ganja pertama di Kota. Tidak diragukan lagi didirikan karena lebih sedikit orang yang keluar selama pandemi." kata polisi dalam sebuah pernyataan.
London, yang merupakan rumah bagi pasar asuransi komersial, bank dan pengelola dana terbesar di dunia. Namun kini sebagian besar aktivitas perkantoran ditinggalkan dan karyawan diminta bekerja dari rumah.
Selama acara online pada hari Rabu, Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan orang-orang akan membuat lelucon tentang apa yang telah dilakukan stafnya.
"Kami sekarang akan menjadi subjek lelucon tanpa akhir tentang 'sekarang kami tahu apa yang sedang dilakukan Bank of England,'" katanya.
Baca Juga: Pegawai Duduk Mepet di Kantor, 38 Perusahaan di Jaksel Kena Sanksi PSBB
"Saya yakin akan ada banyak lelucon lainnya. Di sekitar Bank of England sangat sepi, menurutku.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran