SuaraJabar.id - Seorang pria yang memberikan bantuan untuk siswa kurang mampu belakangan mencuri perhatian. Ia membagikan 100 tablet android secara cuma-cuma.
Hal ini dilakukan Ebit Lew, pria asal Malaysia, untuk meringankan beban pelajar yang kesulitan dalam mengakses kelas daring.
Cukup mudah, siapa pun yang membutuhkan tablet itu dapat langsung menghubungi kontak pria ini.
Melalui akun Facebook miliknya Ebit Lew, pria ini meminta doa kepada publik agar niat baiknya tersebut bisa berjalan dengan baik.
Ia mengaku telah menyiapkan 100 unit tablet android untuk para pelajar yang memiliki masalah finansial.
Padahal, keberadaan tablet aat ini sangat dibutuhkan oleh pelajar untuk menjalani sekolah daring.
"Baru beli 100 biji tab untuk dihadiahkan pada pelajar yang memerlukan untuk kelas online," kata Ebit seperti dikutip Suara.com, Sabtu (23/1/2021).
Ia mencantumkan nomor telepon miliknya di akun tersebut dan menawarkan para pelajar untuk mendapatkan tablet tersebut secara cuma-cuma.
"Siapa benar-benar perlu, boleh hubungi 0175870294. Semoga menjadi alasan kebaikan," ungkapnya.
Baca Juga: Buat Kurikulum Darurat, Kemendikbud Sebar Modul Belajar Siswa PAUD dan SD
Ebit juga mengunggah foto seratusan tablet yang ditaruhnya di belakang mobil bak terbuka.
Hanya berselang beberapa jam, Ebit mengaku mendapatkan 43 ribu pesan dari HP nya. Puluhan ribu orang langsung mengirimkan pesan kepada Ebit mengaku menginginkan tablet android tersebut.
"Dalam separuh hari saja 43 ribu pesan atau 43 ribu orang perlu tab untuk anak belajar. Ramai juga yang tidak punya pekerjaan, anak yatim piatu, bekerja dengan gaji kecil," ungkapnya.
Namun, Ebit mengaku sedih sebab ia tak mampu menyediakan tablet android sebanyak itu. Ia menyampaikan permohonan maaf karena tak bisa memenuhi seluruh permintaan yang ada.
"Maafkan saya tidak dapat membantu lagi. Maafkan saya. Semoga Allah mengampuni dosa saya," tuturnya.
Aksi terpuji Ebit membagikan 100 tablet android untuk pelajar kurang mampu langsung viral di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23
-
Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi
-
Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan
-
Bupati Karawang Tegaskan Mutasi ASN Tanpa Pungutan: Tak Ada Jual-Beli Jabatan
-
Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari