SuaraJabar.id - Pengendara kendaraan bermotor dengan knalpot bising atau yang berkendara ugal-ugalan bakal menjadi target Maung Galunggung. Maung sendiri merupakan harimau dalam Bahasa Sunda.
Maung Galunggung adalah sebuah tim khusus yang dibentuk oleh Polresta Tasikmalaya. Tugasnya untuk mengantisipasi kejahatan jalanan.
Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan mengatakan, tim khusus ini bakal memberikan rasa aman pada masyarakat Tasikmalaya.
"Tim Maung Galunggung ini sebagai langkah kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dari aksi-aksi kejahatan jalanan terutama aksi geng motor," ujar Doni, Kamis (28/1/2021).
Menurutnya, aksi geng motor di Kota Tasikmalaya belakangan terakhir sangat meresahkan masyarakat. Sudah ada korban-korban dari aksi brutal geng motor. Kendati demikian, pihaknya juga mengaku para pelakunya sudah berhasil ditangkap.
"Di akhir tahun 2020 memang ada kejadian perusakan, penganiayaan yang dilakukan geng motor. Pembentukan tim ini sebagai antisipasi aksi-aksi geng motor," ucapnya.
Ia menuturkan, kejahatan jalanan lainnya yang menjadi sasaran dari tim Maung Galunggung ini adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian disertai kekerasan (curas) dan pencurian disertai pemberatan (curat).
"Knalpor bising dan penyakit masyarakat tentunya jadi target kami juga," tuturnya.
Doni menyebut, pihaknya tidak akan ragu untuk menindak tegas siapa pun yang berbuat keonaran dan mengganggu kondusifitas Kota Tasikmalaya.
"Tindakan tegas terukur mungkin saja dilakukan jika memang itu sangat membahayakan," ungkapnya.
Baca Juga: Polisi Musnahkan Ribuan Knalpot Brong di Medan
Perwira dengan melati 2 di pundaknya tersebut menegaskan, tim Maung Galunggung ini sebanyak 2 tim dan masing-masing tim beranggotakan 15 orang.
"Nanti tim ini bukan hanya sekadar patroli ke daerah-daerah rawan kriminalitas, tapi sekaligus bisa menindak pelakunya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Viral Diduga Pungli Jembatan Gantung di Tasikmalaya, Padahal Dibangun KemenPU
-
Komnas Perempuan Desak Kemendagri Tegur Bupati Tasikmalaya Soal Jalsah Salanah Ahmadiyah
-
Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayoritas
-
Lumiland Sulap Taman Dadaha Jadi Wisata Cahaya
-
Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta
-
Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama
-
Revitalisasi Desa Segera Disiapkan, Jangkau 1.500 Tempat di 35 Provinsi
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan