ILUSTRASI KDRT. Selama pandemi Covid-19, banyak orang mengalami sindrom cabin fever. Sindrom ini dapat memicu kekerasan dalam rumah tangga hingga perceraian. [Shutterstock]
Seharusnya, dalam mencari nafkah dilakukan bersama-sama dan tidak mengandalkan suami saja. Sebab budaya seperti itu masih mengakar, maka akan rentan terjadinya friksi.
"Begitu laki-laki kena dampak, pasti ribut nih. Tidak dinafkahi, tapi tuntuan berat. Budaya patriakri masih mengakar kuat yang menjadikan perceraian tinggi," ujar perempuan yang juga Direktur Eksekutif Daya Riset Advokasi untuk Perempuan dan Anak Indonesia (DROUPADI) itu. [Suara.com/Ferry Bangkit Rizki]
Berita Terkait
-
Demian Aditya dan Sara Wijayanto Resmi Bercerai secara Verstek
-
Demian Mangkir di Sidang Cerai Perdana, Humas PA Jaksel Ungkap Nasib Mediasi Sara Wijayanto
-
Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa
-
Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua
-
Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang
-
Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok
-
DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas
-
Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang