SuaraJabar.id - Rumah Heri (59) mendadak ramai didatangi warga usai sapi miliknya melahirkan anak sapi berkepala dua pada Sabtu (6/3/2021) malam.
Kabar mengenai sapi yang lahir dengan kondisi memiliki dua kepala, empat mata dan dua mulut serta hidung itu dengan cepat tersebar.
Tak ayal, banyak warga yang mendatangi rumah Heri di Dusun Kanal, Desa Talkandang, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo untuk menyaksikan sapi yang lahir dengan dua kepala berdempet.
Seekor sapi berwarna cokelat itu mendadak viral di media sosial facebook karena langsung diunggah oleh sejumlah netizen.
Minggu (7/3/2021) rumah Heri, pemilik sapi langsung diserbu warga untuk melihat sapi berkepala dua tersebut. Sapi itu tampak merebah seakan tak berdaya di samping induknya.
Warga pun berdatangan melihatnya sambil mengabadikan seekor sapi itu sembari berselfie ria denga background sapi itu. Heri mengaku, tidak memiliki firasat apapun tentang kehadiran sapi miliknya.
“Gak ada firasat apa-apa. Induknya sapi ini sudah yang ketiga kalinya lahir. Saya tida menyangka juga akan lahir seekor sapi berkepala dua dan bermata empat ini,” aku Heri.
Heri mengaku, dirinya senang karena banyak warga yang berdatangan ke rumahnya untuk melihat sapi miliknya. Asal warga yang datang melihat tetap mematuhi protokol kesehatan pakai masker.
Sementara Suhaida, seorang warga setempat yang datang melihatnya mengaku kaget dan merasa aneh dengan sapi berkepala dua itu. Karena menurutnya baru kali ini di desanya ada sapi berkepala dua, mulut dua dan empat mata.
Baca Juga: Heboh Sapi Lahir Berkepala Dua di Probolinggo
“Aneh saja. Baru sekarang di desa ini ada seekor sapi berkepala dua. Saya dengar dari tetangga, kalau ada sapi aneh yang masih baru lahir semalem,” kata dia.
Pemilik sapi aneh berkepala dua berharap, sapinya akan baik-baik saja. Karena selama ini diketahui, di Kabupaten Probolinggo, jika ada sapi berkepala dua kebanyakan mati tak bertahan lama.
Berita Terkait
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Persib Bandung Juara, KDM Rogoh Kantong Pribadi: Hasil Panen Rp1 Miliar Jadi Bonus Apresiasi
-
Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur
-
Konsumsi Daging Orang RI Ternyata Masih Rendah
-
Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang