SuaraJabar.id - Warga Kota Banjar kini tengah diresahkan oleh adanya seorang warga yang tengah menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19 namun masih berkeliaran dan melakukan aktivitas di luar rumah.
Pasien positif Covid-19 yang berkeliaran itu merupakan warga Dusun Sampih, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.
Warga setempat awalnya tak menyangka jika pria berinisial WH itu adalah pasien Covid-19.
Salah seorang warga setempat yang juga anggota DPRD Kota Banjar H. Mujamil mengatakan, awalnya warga tidak menduga jika WH tengah menjalani isolasi mandiri, karena terpapar Covid-19.
Hal itu karena warga tersebut masih biasa melakukan aktivitas keseharian layaknya orang yang sehat. Kemudian, namanya juga tidak tercantum dalam daftar penambahan harian kasus Covid-19.
“Warga tidak ada yang tahu kalau ia positif. Soalnya, beberapa hari ini orangnya juga masih beraktivitas. Bahkan sempat jalan-jalan membawa sepeda motor,” kata Mujamil kepada HR Online, Senin (10/5/2021).
Lebih lanjut Mujamil menambahkan, warga baru tahu jika pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 saat istrinya diantarkan pulang dari rumah sakit, usai isolasi dan perawatan karena terpapar Covid-19.
Warga mengetahui WH terpapar virus Covid-19 saat namanya masuk dalam daftar penambahan kasus positif di Kota Banjar sekitar tiga hari lalu. Setelah itu, baru banyak warga masyarakat yang tahu dan menjadi resah.
“Saya tahu setelah melihat data penambahan yang ada di grup FGD Kota Banjar. Dan, warga itu tahunya istrinya yang positif, karena dia yang sebelumnya dijemput oleh petugas,” kata Mujamil.
Baca Juga: Berkurang 76 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.211 Pasien Covid-19
Satgas Kota Banjar Didesak Bersikap Tegas
Lebih lanjut, sebagai anggota DPRD ia meminta kepada tim satgas tingkat kota, agar lebih serius dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus positif. Terutama, pengawasan bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri, yaitu dengan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Selain itu, tim Satgas Covid-19 tingkat kota juga harus memaksimalkan lagi koordinasi dengan satgas tingkat desa/kelurahan hingga RT/RW. Sehingga, kasus serupa tidak terulang lagi.
Menurutnya, adanya pasien positif virus Corona yang berkeliaran tersebut, menunjukan bahwa upaya penanganan yang selama ini tim satgas lakukan mulai kendor.
Sehingga, Mujamil menduga kelengahan itu menjadi penyebab semakin meningkatnya kasus positif di Kota Banjar akhir-akhir ini.
“Tim Satgas harus lebih serius lagi melakukan upaya penanganan, serta meningkatkan koordinasi, kalau kasus positif ini tidak ingin terus bertambah,” ujar Mujamil.
Berita Terkait
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Alam 'Mbah Dukun' Sekarang Kerja Apa? Diam-diam Maju Pilkada, Cuma Punya Harta Rp1,4 M
-
Cek Fakta: Banjar Kota Termiskin di Jawa Barat, Apa Iya?
-
Teror Ketukan Misterius Tengah Malam Bikin Warga Kota Banjar Resah
-
Viral Bocah SD di Banjar Nyawer Biduan, Kepala Sekolah: Itu Inisiatif Orang Tua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba