SuaraJabar.id - Warga dan nelayan di Pantai Batu Karas, Kabupaten Pangandaran digegerkan dengan adanya ikan hiu naga bintang atau hiu tutul yang terdampar.
Mengetahui ada hiu naga bintag yang terdampar, warga dan nelayan setempat langsung melakukan evakuasi.
Para nelayan bersama warga mencoba untuk mendorong hiu naga bintang yang terdampar di bibir pantai agar bisa kembali ke tengah laut.
Namun menurut pengakuan seorang nelayan yang bernaa Rukanda, ukuran hiu yang terdampar itu sangat besar. Hal ini membuat proses evakuasinya berjalan cukup alot. Meski begitu, para nelayan dan warga berhasil mengembalikan hiu naga bintang ke tengah laut.
“Hiu naga bintang terdampar di bibir Pantai Batu Karas ini ukurannya sebesar mobil sedan. Alhamdulillah, kondisinya masih hidup saat proses evakuasi, dan berhasil kembali ke tengah laut. Kita nelayan Pantai Batu Karas selalu melindungi ikan yang dilindungi Undang Undang,” tutur Rumanda kepada HR Online-jejaring Suara.com, Rabu (07/07/2021).
Sementara itu, salah seorang warga Batu Karas, Mega mengatakan, terdamparnya ikan tersebut selalu berkaitan dengan sebuah mitos.
“Jika ada hiu yang terdampar selalu ada berkah, dan hasil tangkapan ikan para nelayan selalu banyak. Artinya nelayan selalu panen ikan,” ujarnya.
Mega menambahkan, warga Batu Karas juga sangat senang saat mengevakuasi ikan hiu yang terdampar kembali ke habitatnya.
Baca Juga: Bupati Jeje Injak Rem, Pantai Pangandaran Lockdown
Berita Terkait
-
Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia
-
Eksplorasi Ekologi dan Nasib Hiu di Papua Nugini dalam The Shark Caller
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
47 Meters Down: Uncaged, Melawan Labirin Maya dan Hiu Buta, Malam Ini di Trans TV
-
Kok Bisa Hiu Tutul Sering 'Nyasar' ke Pantai Indonesia? Ternyata Ini Alasannya!
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran