SuaraJabar.id - Atlet Indonesia asal Jawa Barat yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2021 berpeluang untuk mendapat hadiah ratusan juta dari Pemprov Jabar.
Hadian akan diberikan pada atlet Jabar yang berhasil meraih mendali di ajang bergengsi itu.
Windy Cantika Aisah misalnya, lifter putri asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat itu telah memastikan diri menjadi penerima kadeudeuh atau bonus dari Pemprov Jabar.
Windy Cantika yang meraih mendali perunggu bakal menerima bobus dari Pemprov Jabar senilai Rp 300 juta.
"Kadeudeuh sesuai kesanggupan kita, ditabung ya. Diawet-awet, supaya nanti pas masa tua, saat fisik tidak memungkinkan uangnya bisa membantu diinvestasikan kira-kira gitu," kata Ridwan Kamil melalui siaran langsung di Instagram miliknya, Minggu (25/7/2021),
"Geulis, bageur (cantik, baik) Srikandi Indonesia yang telah berprestasi. Terima kasih sudah membanggakan Indonesia dan Jabar. Perjalanan masih panjang tetap semangat,” katanya menambahkan.
Orang nomor satu di Jawa Barat ini juga mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Windy yang merupakan mojang asal Cimaung, Kabupaten Bandung itu. Salah satunya mengenai pesan motivasi bagi anak muda lainnya di Indonesia.
Dalam perbincangan dengan Ridwan Kamil selama 30 menit tersebut, Windy bercerita keberhasilannya meraih medali perunggu berkat kedisiplinan dan komitmen. Menu latihan yang diberikan para pelatih setiap hari dilakukan dengan baik.
“Pagi jadwal latihan dua kali. Jam 6 senam, jogging, sprint. Siap-siap latihan lagi jam 9-12 siang. Habis itu latihan lagi jam 4 sore sampai 7 malam. Itu rutin, liburnya hanya Kamis sama Minggu,” kata Windy.
Baca Juga: Tim Panahan Indonesia Terhenti di 16 Besar Beregu Putra Olimpiade Tokyo
Windy pun berpesan kepada sesama anak muda seperti dirinya tetap semangat dan bekerja keras dalam bidang apapun yang sedang dijalani. Apalagi saat pandemi, sikap pantang menyerah harus ditumbuhkan.
“Tetap semangat dan kerja keras karena untuk seumuran seperti ini, dalam agama Windy Islam, membanggakan dan mengangkat harkat martabat dan derajat orang tua hukumnya wajib. Jadi, semangat buat banggakan orang tua, selagi mereka ada harus kita bahagiakan,” ujarnya.
Windy pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua orang yang telah mendukungnya hingga bisa meraih prestasi dunia seperti sekarang.
“Kalau buat orang-orang yang sudah semangatin terima kasih sudah support Windy, dengerin cerita keluh kesah Windy, selalu menemani dalam keadaan apapun. Doanya juga dukungan,” katanya menegaskan.
Windy merupakan atlet lulusan PPLP Provinsi Jawa Barat yang sejak kecil sudah dibina Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tahun 2014-2020.
Pemda Provinsi Jawa Barat sejak sebelum pandemi telah menetapkan "kadeudeuh" bagi atlet peraih prestasi di berbagai ajang dan untuk level Olimpiade "kadeudeuh" yang disiapkan adalah emas Rp 750 juta, perak Rp500 juta, perunggu Rp300 juta. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya
-
Jika Musyawarah Gagal, Lahan Aula RW 44 Kota Wisata Terancam Diambil Alih Pemkab Bogor
-
BRI KPR Berikan Tawaran Seru Untuk Rumah Impian: Ada Diskon Properti di Summarecon Expo 2026
-
Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal Berkapasitas 8 Juta Butir per Hari
-
UI Hubungkan Inovasi Mahasiswa dengan Tata Kelola AI dan Kebutuhan Industri