SuaraJabar.id - Perairan di selatan Kabupaten Cianjur dilanda gelombang tinggi sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, dua bangunan warung di pinggir Pantai Apra, Kecamatan Sindangbarang, rusak berat dihantam gelombang tinggi.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mengatakan, pihaknya sebelumnya telah mengimbau nelayan tidak melaut karena gelombang mencapai 7 meter lebih sejak beberapa hari terakhir, sehingga mengancam keselamatan nelayan dan pemilik warung pinggir pantai.
"Ketinggian gelombang mencapai 7 meter, sehingga dapat mengancam keselamatan nelayan serta pemilik warung pinggir pantai. Hari ini, dua warung pinggir pantai rusak berat dihantam gelombang," katanya, Senin (2/8/2021).
Gelombang tinggi yang menghantam hingga ke daratan, mengakibatkan abrasi sepanjang 500 meter dengan kedalaman 5 meter, sehingga mengancam puluhan warung yang berdiri di pinggir pantai selatan tepatnya di Pantai Apra.
Tidak hanya warung pinggir pantai, gelombang tinggi juga mengancam pemukiman warga yang hanya berjarak 12 meter dari titik abrasi, dimana terdapat 40 rumah dengan jumlah jiwa sebanyak 150 orang.
"Kami sudah menyiagakan petugas BPBD dan relawan setiap malam, untuk memantau dan segera mengevakuasi warga jika gelombang kembali tinggi, serta abrasi terus meluas," katanya.
Sementara pemilik warung Imas (36) mengatakan, gelombang tinggi disertai abrasi yang menyebabkan warungnya rusak, merupakan yang terparah sejak lima tahun terakhir, meski setiap tahun gelombang tinggi kerap terjadi.
"Biasanya hanya sampai di bibir pantai, namun tahun ini, gelombang menghempas hingga ke daratan, merusak rumah dan mengancam perkampungan warga karena abrasi yang meluas. Untuk antisipasi semua warga diimbau waspada," katanya. [Antara]
Baca Juga: PPKM Level 4 Berakhir, Jalur Puncak Cianjur Mulai Ramai Dilalui Kendaraan
Berita Terkait
-
Gunung Merapi Kembali Terbakar, 30 Hektare Hutan Pinus Hangus: Titik Api Terus Bergerak ke Atas!
-
Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang
-
Banjir Bandang Solok: 4 Warga Luka, 11 Kantor Pemerintahan dan Puluhan Kendaraan Rusak Parah
-
Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
-
Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan
-
Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban
-
Dugaan Fasilitas Khusus Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ditjenpas
-
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games
-
YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah