SuaraJabar.id - Warga Kecamatan Singaparna, Kabupaten tasikmalaya mengaku tak merasakan getaran saat terjadi gempa Tasik pada Selasa (17/8/2021) pukul 11.46 WIB lalu.
Beberapa warga Singaparna bahkan baru menyadari telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 4.5 M usai mendapat informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG.
"Enggak, gak kerasa gempa. Memang ada gempa?" ucap Iyan, seorang warga Singaparna.
Iyan menambahkan, getaran gempa tidak dirasakan diduga karena jarak Singaparna yang jauh dari lokasi gempa.
"Karena mungkin jauh dari lokasi gempa. Jadi enggak kerasa," ujar Iyan.
Sejauh ini, belum ada informasi kerusakan dampak dari gempa yang terjadi pada hari Kemerdekaan tahun ini.
Sebelumnya diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG merilis telah terjadi gempa bumi berkekuatan 4.5 Magnitudo di Tasikmalaya pada Selasa (17/8/2021) pukul 11.49.18 WIB.
Dari keterangan BMKG, gempa bumi yang terjadi di Tasikmalaya merupakan gempa bumi tektonik.
Gempa terletak pada koordinat 8.15 LS dan 107.64 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 102 km barat laut Kabupaten Tasikmalaya.
Gempa bumi yang terjadi tepat di Hari Kemerdekaan itu memiliki kedalaman 12 kilometer.
Baca Juga: Berlatar Gunung Merapi, Sang Saka Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Bukit Klangon
Gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG, dapat dirasakan di wilayah Ciwidey, Kabupaten Bandung, dengan Skala Intensitas II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
-
14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api