SuaraJabar.id - Kantor Wali Kota, DPRD, dan Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya digeruduk massa yang memprotes kebijakan PPKM, Kamis (19/8/2021).
Ratusan massa yang turun ke jalan menyoroti kebijakan PPKM di Kota Tasikmalaya ini berasal dari Aliansi Muslim Tasikmalaya (Almuntaz).
Dalam orasinya, massa menyebut kebijakan PPKM menyengsarakan rakyat.
“Kita pada hari ini aksi besar-besaran terhadap kebijakan Pemerintah terkait PPKM yang hari ini tidak ada ujungnya. Kita lihat sikap pemerintah Kota Tasikmalaya plin plan, tidak ada sikap yang tegas,” kata Lutfi Abdul Aziz, salah seorang orator aksi di atas mobil komando.
Pemerintah Kota Tasikmalaya juga dianggap tidak memberdayakan fungsi otonomi daerahnya.
“Ketika hari ini pemerintahan pusat menginstruksikan segala kebijakannya, namun menutup segala bentuk otonomi daerah dan nyatanya hari ini pemerintahan Kota Tasikmalaya tidak berdaya dan tidak memfungsikan otonomi daerahnya,” katanya.
Lutfi juga mengatakan, dengan berbagai kebijakan penanganan Covid-19, masyarakat justru tidak takut dengan Covid-19. Sebaliknya masyarakat takut dengan aturan Pemerintah.
“Masyarakat lebih takut diusir, takut didenda. Bapak-bapak yang ada di pemerintahan Kota Tasikmalaya harusnya bisa mengayomi dan mampu memberikan kebijakan, kenyamanan terhadap masyarakat Kota Tasikmalaya,” katanya.
Tuntutan dari massa aksi, salah satunya adalah mempercepat proses penyaluran bantuan sosial, serta jaringan pengamanan sosial.
“Aparat penegak hukum harus lebih humanis dan empatik dalam menegakan kebijakan PPKM, pemberian sanksi atau pelanggaran PPKM darurat harus memperhatikan azas hukum yaitu azas kepedulian, keadilan dan kemandirian,” tegasnya.
Baca Juga: Kasus COVID-19 Melonjak, 95 Persen Program Paralimpiade Tokyo Batalkan Format Awal
Sementara itu H Ivan Dicksan, Sekda Pemkot Tasikmalaya menjelaskan, apa yang dituntut oleh muslim Tasikmalaya lewat aksinya akan diterjemahkan dalam bentuk surat edaran walikota, terkait dengan PPKM di Kota Tasikmalaya.
“Terkait dengan pemulihan ekonomi, Alhamdulillah baik tingkat pusat maupun dari kota sudah mulai berjalan. Mohon doa dari semua agar berbagai kegiatan masih tetap bisa berjalan,” katanya.
“Sedangkan pengusaha kecil, sudah diperkenankan untuk beraktivitas. Walaupun memang kita berharap tetap prokesnya harus dijaga. Sehingga angka kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya tetap rendah,” pungkas Ivan.
Berita Terkait
-
Drama Penyekapan di Tasikmalaya: Gadis 15 Tahun Disekap 4 Pria, Dipaksa Tenggak Miras
-
5 Rekomendasi Sepatu New Balance yang Tidak Mengandung Kulit Babi, Aman untuk Muslim
-
Ariana Grande Idap Salah Satu Virus Mematikan, Mendadak Batal Hadiri Acara
-
Persib Bandung Buka Store di Tasikmalaya, Bobotoh Antusias
-
Kasus TBC di Jakarta Capai 49 Ribu, Wamenkes: Kematian Akibat TBC Lebih Tinggi dari Covid-19
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Horor di Lampu Merah Karawang: Truk Monster Hantam 13 Kendaraan, 2 Nyawa Melayang
-
Kasih Palestina Ajak Generasi Muda Peduli Palestina Lewat Kajian Dari Luka Menjadi Bahasa Cinta
-
Apresiasi Tingkat Dunia, Program CSR BRI Raih Pengakuan Global Lewat Dua Penghargaan Internasional
-
Deli Resmikan Pabrik Alat Tulis Terbesar di ASEAN, Siap Genjot Produksi Lokal
-
Dana Atlet Disabilitas Ditilep Rp7 Miliar Buat Nyaleg dan Beli Mobil, Polisi Bekuk 2 Pejabat Bekasi