SuaraJabar.id - Polisi kembali memanggil Yosef Hidayah dalam pengungkapan kasus pembunuhan Amel dan Ibunya di Subang. Selain Yosef, polisi juga memanggil satu sosok baru.
Sosok baru itu hadir memenuhi panggilan penyidik di Polres Subang pada Senin (6/9/2021). Ia merupakan petugas kebersihan.
Sosok ini pula yang sempat bikin menimbulkan pertanyaan sendiri. Yang pasti, keterangannya dibutuhkan Polisi.
Dia ikut dipanggil pihak Kepolisian untuk memberikan kesaksian. Sayang, hingga kini belum ada keterangan terkait dipanggilnya sosok baru ini.
Sementara itu, Yosef yang merupakan ayah dari Amel mendatangi Polres Subang pada Senin (6/9/2021).
Dia datang tiba-tiba menggunakan pakaian kaos biru dan topi merah.
Dalam keterangannya, dia mengaku dipanggil Polisi. Yosef sendiri nampak didampingi sejumlah kuasa hukumnya ke Polres Subang.
Menurut keterangan yang dihimpun, kehadiran Yosef ke Polres Subang pada Senin sore, tak lain untuk memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Satreskrim.
Total sudah 7 kali Yosef diperiksa sebagai saksi di kasus pembunuhan Subang. Dari keterangan di lapangan, Yosef bersama tim kuasa hukumnya tiba di ruangan Satreskrim Polres Subang sekira pukul 15.30 WIB.
Baca Juga: Perempuan Tanpa Busana Tewas di Hotel, Pelaku: Dia Bilang Saya Bau Badan
Sebelumnya, tim kuasa hukum dari Yosef menyebutkan bahwa pihaknya akan terus membantu pihak kepolisian apabila masih membutuhkan keterangan tambahan yang mengangkut dari kliennya tersebut.
“Klien kami akan terus kooperatif apabila masih ada yang dibutuhkan penyidik kepada klien kami,” ujar Fajar Sidik tim kuasa hukum dari Yosef, Jumat (3/9/2021) lalu.
Sementara itu di hari ke 20 pasca-ditemukannya Tuti serta Amalia meninggal dunia secara mengenaskan pihak kepolisian masih berusaha mengungkapkan kasus yang menjadi atensi publik ini.
Berita Terkait
-
Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak
-
Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap
-
7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling
-
Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
Terkini
-
Rudy Susmanto ke Atlet Kabupaten Bogor: Kita Siap Menang, Tidak Biasa Kalah
-
IMI Kabupaten Bogor Targetkan Juara Umum Porprov XV Jabar 2026
-
Video Perkelahian Padepokan Ciracap Viral, MUI dan DPRD Sukabumi Minta Pembinaan
-
Dari Hangout hingga Belanja, Ini Ragam Promo BRI Sambut Semangat Sumpah Pemuda
-
Potensi Rp104,43 Triliun Disorot, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut