SuaraJabar.id - Ketua Umum Partai Amanat Nasional atau PAN Zulkifli Hasan menyerahkan kue ulang tahun pada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara Workshop Nasional DPP PAN di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (5/10/2021).
Ridwan Kamil sendiri pada Selasa (4/10/2021) kemarin genap berusia 50 tahun. Ia datang di acara PAN di Bali untuk menjadi pembicara dalam kegiatan Workshop Nasional DPP PAN.
"Ini Kang Emil ulang tahun yang ke-50. Happy birthday Kang Emil, doa kami semua kader sehat selalu, lebih sukses lagi," ujar Zulkifli Hasan dikutip dari akun Instagram @_ghiiinaaa, Selasa (5/10/2021).
"Ini Gubernur Jawa Barat, insya Allah jadi Gubernur Indonesia," lanjutnya.
Ridwan Kamil membalas ucapan tersebut dengan mengatakan jika PAN merupakan satu-satunya partai politik yang merayakan ulang tahun dirinya.
"Nanti kalau PAN ulang tahun di Jawa Barat, insya Allah saya dukung lahir batin," kata Ridwan Kamil.
Dikutip dari Antara, sebelumnya PAN menggelar Workshop Nasional DPP PAN di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, yang diikuti oleh hampir 1.000 peserta.
Seluruh peserta merupakan kader PAN dari seluruh wilayah Indonesia yang menggunakan fasilitas akomodasi di kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali.
Para peserta mengikuti kegiatan secara hybrid dengan datang langsung di lokasi serta mengikuti kegiatan secara daring dengan bergiliran untuk membatasi peserta yang hadir di lokasi sebanyak 50 persen.
Baca Juga: Padahal Hampir Selesai Direnovasi, Restoran di Ubud Ini Malah Hangus Dilahap Api
"Peserta Bimtek itu anggota DPRD kota, kabupaten, provinsi dan DPR RI sekaligus pertemuan ketua-ketua PAN kabupaten, kota, provinsi se-Indonesia. Jadi ini besar untuk mendukung agar Bali segera pulih," kata Zulkifli Hasan dikutip dari Antara, Senin (4/10/2021).
Zulkifli Hasan menjelaskan, dalam pelaksanaan bimbingan teknis, para kader PAN akan mendapatkan materi dan pembekalan agar dalam menjalankan tugasnya mampu menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Sejumlah narasumber yang dihadirkan pada kegiatan itu diantaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
"Tujuan bimbingan teknis ini bagi anggota parlemen adalah dalam tugasnya agar dapat menghasilkan kebijakan publik yang sungguh-sungguh bisa memperbaiki keadaan masyarakat yang lebih baik, lebih akur dan harmonis," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Sampaikan Maaf di Momen Lebaran, Doakan Penyebar Hoaks Mendapat Hidayah
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Dituding Pelakor, Jeni Rahmadial Finalis Puteri Indonesia Dilabrak Istri Sah di Tempat Umum
-
Viral Bule Lecehkan dan Langgar Aturan Nyepi, Terancam Dilaporkan hingga Dideportasi
-
Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
6 Tips Penting Saat Mencari Tiket Pesawat Balikpapan-Makassar Paling Hemat
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar