SuaraJabar.id - Sekilas, tak ada yang aneh di lahan pertanian yang terletak di wilayah perbukitan Datarandu, Desa Sukamaju, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. Area itu terlihat ditanami oleh pohon cabai.
Namun berkat kejelian mata polisi, ditemukan puluhan batang pohon ganja terselip di sekitar pohon cabai.
Mereka kemudian menemukan sebanyak 3 pohon ganja ditanam di media polybag. Sementara sisanya sebanyak 27 ganja di sela-sela bercampur dan berdekatan dengan tanaman cabai untuk mengelabui kepolisian.
Pohon ganja setinggi satu meter setengah tersebut sudah siap panen. Termasuk ada bibit ganja yang baru ditanam selama dua minggu setinggi 2 centimeter di lahan seluas 20 bata atau 280 meter persegi.
Polisi baru mengamankan satu orang pelaku sebagai pemilik lahan, yaitu Iwan alias Patek. Pelaku sudah dua kali memanen hasil tanam ganjanya dan memasarkannya di wilayah Tasikmalaya.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengatakan, Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil menemukan ladang ganja di wilayah Kabupaten Tasikmalaya Selatan (Tasela).
"Iya. benar anggota Satnarkoba Polres Tasikmalaya amankan 30 batang pohon ganja yang ditanam di polybag di lahan pertanian di perbukitan warga di Kecamatan Bantarkalong," ungkap Rimsyah, kepada wartawan di Mako Polres Tasikmalaya, Senin (18/10/2021).
Rimsyahtono menambahkan, kasus penemuan ladang ganja di wilayah Tasela ini akan terus dikembangkan untuk mengantisipasi lahan pertanian lainnya yang dijadikan media tanam, tanaman haram tersebut.
Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya AKP Dedih Praja mengatakan, lahan ganja yang berhasil ditemukan oleh Satnarkoba, berkat informasi dari masyarakat, dan pendalaman anggota di daerah pegunungan atau perbukitan di Kampung Pugaran, Desa Sukamaju, Kecamatan Bantarkalong.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Ganja 1,370 Ton Jaringan Aceh - Medan - Jakarta
"Kita kemarin pada hari Sabtu bersama tim Sat Narkoba Polres Tasikmalaya ke daerah Desa Sukamaju, Kecamatan Bantarkalong. Kita amankan 30 batang ganja siap panen," ungkap Dedih.
Menurut Dedih, tinggi pohon ganja yang siap panen tersebut setinggi satu meter setengah yang ditanam di lahan pertanian warga di perbukitan. Termasuk diamankan juga bibit ganja yang ukurannya masih lima centimeter yang baru di tanam dua mingguan.
"Baru ditanam dua mingguan, dan di tanam di lahan pegunungan. Jadi posisi tanaman ganja nya diberi jarak dua meter. Selain ada tiga batang yang di tanam di polybag, sisanya ditanam di sela-sela, yang disamarkan dicampur dengan pohon lainnya dengan pohon cabe," ujar Dedih.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram
-
Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu
-
Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu
-
Harga Sembako Hari Ini Serentak Naik, Cabai Rawit Tembus Rp104 Ribu!
-
Cara Menyimpan Cabai dan Sayuran di Kulkas agar Awet Tidak Cepat Busuk, Aman Berminggu-minggu
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung
-
Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau
-
Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota
-
Dari Sepeda hingga Cita-Cita, BRI Peduli Temani Perjalanan Mahesa Meraih Mimpi
-
Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat