Melihat respons pasar yang positif, Ivan pun menyeriusi bisnis minuman jahe merah tersebut. Dia mengurus berbagai izin produksi dan edarnya, membangun pabrik dan kantor, sampai menyiapkan strategi pasar untuk berjualan secara daring maupun menitipkan ke toko atau apotek.
"Akhirnya, ya sudah saya bikin pabrik. Izin siap, saya lalu bom pasar, sekarang pembelinya sudah sampai ke Bali. Saya sudah menawari ke distributor di Singapura, tapi masih belum direspons," katanya.
Kerja keras Ivan berbuah hasil. Dengan perjuangan dan bantuan dari 30 pegawainya, ia mengaku saat ini bisa menghasilkan omzet Rp100-200 juta dalam sebulan, dengan produksi mencapai 1 kuintal jahe per hari.
Omzet tersebut, aku dia, sangat jauh dibandingkan dengan ketika melakoni bisnis kafe. Padahal, varian dari jahe merah yang dijual hanya satu jenis dan cuma untuk kemasan botol. Oleh karena itu, dia berencana untuk mengembangkannya jadi beberapa varian minuman jahe, dan membuat kemasan sachet.
"Saya juga enggak cuma jual jahe, ada juga produk herbal yang lain seperti madu, tapi saya cuma sebagai distributor. Di masa pandemi COVID-19 ini, yang penting kita jangan kalah dengan keadaan. Minimal bisa mengimbangi, syukur-syukur bisa melebihi," pungkasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Tembus Rp865 Miliar, BRI Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pelaku Usaha di NTT
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan