SuaraJabar.id - Warga Sukabumi dihebohkan oleh sebuah foto yang diduga sebagai pelaku pembacokan yang menyebabkan seorang pelajar berinisial AM (19) meninggal dunia.
Foto tersebut beredar di grup percakapan WhatsApp warha dan media sosial Facebook sehingga menjadi viral.
Korban AM sendiri meninggal pada Senin (25/10/2021) lalu usai dibacok orang tidak dikenal. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak terselamatkan.
Salah satu alumni SMK, sekolah asal korban, berinisial CYD mengatakan foto dan screenshoot percakapan melalui layanan inbox Facebook beredar di media sosial serta group WhatsApp mengenai pelaku pembacok AM.
"Di salah satu grup whatsapp dan media sosial tersebar foto yang diduga pelaku pembacok AM, bahkan ada chat inbox Facebook yang tersebar juga berisi percakapan tentang keributan yang telah menewaskan AM," ungkap CYD, Kamis (28/10/2021).
Beredarnya foto diduga pelaku pembacokan ini juga diketahui oleh pihak keluarga korban AM.
"Jadi belum jelas, kami belum yakin foto pelaku yang tersebar itu. Pastinya kami menunggu dan percaya kepada pihak kepolisian saja," ungkap YT, ayah tiri AM.
Pihak keluarga korban mengungkapkan sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, terdapat pengakuan AM bahwa dirinya tengah diincar oleh pelajar lain.
Pengakuan itu diketahui pihak keluarga dari seorang perempuan yang diketahui menjalin hubungan dengan AM.
Baca Juga: Viral Investor Tokocrypto Kehilangan Aset Rp1,7 Miliar: Saya Kecewa!
"Jadi AM itu punya pacar, dia yang mengatakan kepada kami bahwa dua hari sebelum kejadian, AM sempat bicara tidak mau sekolah lagi karena dia merasa sudah terancam dan lagi dicari oleh para pelajar dari sekolahan yang diduga telah membacoknya itu," ungkapnya.
Kini keluarga AM hanya bisa berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelakunya.
"Sudah tiga hari belum ada kabar, polisi hanya bilang tolong aktipin terus HP saya, tetapi sampai saat ini belum ada kabar pelakunya ditangkap," kata YT.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Dipoligami, Dokter Eca Prasetya Layangan Putus Ternyata Korban KDRT sebelum Cerai
-
7 Contoh Undangan Halalbihalal Via WhatsApp untuk Keluarga dan Kantor
-
Tamparan Keras Bagi Si Kurang Bersyukur, Kisah Ayah Kayuh Sepeda Butut saat Lebaran
-
WhatsApp Kini Hadir di Smartwatch Garmin, Bisa Balas Chat dan Kirim Emoji Langsung dari Jam Tangan
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong