SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan objek wisata Lembang Park and Zoo di kawasan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diterjang banjir beredar di media sosial.
Dalam video yang viral di media sosial, terlihat genangan air deras menerjang salah satu istal atau kandang kuda di objek wisata yang ada di Jalan Kolonel Masturi itu. Arus air terlihat deras menerjang dan menggenangi istal kuda.
Manajer Operasional Lembang Park and Zoo, Iwan Susanto menjelaskan kronologi yang sebenarnya. Menurutnya, banjir tersebut sebetulnya akibat ada batang pohon yang menyangkut di saluran air, sehingga airnya meluap ke kawasan objek wisata.
"Air meluap gak lama, ketika batang pohon yang menyangkut ditarik, langsung surut lagi. Satu hari kemarin tutup kita bersihkan area. Dan itu di satu titik ini aja, yang lainya masih aman," jelas Iwan saat dihubungi pada Minggu (7/11/2021).
Sementara terkait adanya seekor kuda yang viral karena turut terendam banjir, Iwan memastikan, kuda tersebut masih selamat dan saat ini kondisinya masih baik-baik saja.
Ketika peristiwa itu terjadi, kata dia, memang ada wisatawan yang sedang berkunjung. Namun tidak ada yang berada di area kandang kuda mengingat saat itu sedang turun hujan deras.
"Kalau pengunjung saat itu semuanya sedang bertenduh. Untuk kudanya masih baik-baik saja, namanya Venout, masih ada disini dan dia sehat. Di tempat kita juga satwanya sehat, gak ada yang sampai terlepas atau yang lainnya," kata Iwan.
Sedangkan untuk antisipasi agar kejadian yang sama tidak kembali terulang, pihaknya akan berkoordinasi dengan warga setempat untuk menyediakan tempat pembuangan sampah.
"Kalau kemarin kan gak bisa diprediksi, karena hujan lebat ternyata ada batang pohon yang jatuh dan masuk ke gorong-gorong kita," ucapnya.
Selama musim hujan pihaknya juga menyediakan night band atau tempat tidur satwa, sehingga saat turun hujan deras, semua bintang yang ada di objek wisata itu sudah pasti berada di dalam kandangnya.
Berita Terkait
-
PUI Kritik DPR: Jangan Cuma Kasus Viral, Kawal Kanjuruhan dan KM 50 Secara Serius
-
Viral Wanita Tak Dikenal Masuk Rumah Owner Skincare Tanpa Izin, Diusir Malah Melawan
-
Viral Pemuda Tewas Tabrak Tiang Saat Dikejar Polisi, Kapolres Pacitan Minta Maaf
-
Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!
-
Bukan Cuma Dipoligami, Dokter Eca Prasetya Layangan Putus Ternyata Korban KDRT sebelum Cerai
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Menanti Ketuk Palu Jakarta: Pemkab Sukabumi Bersiap Terapkan WFH Demi Tekan Konsumsi BBM
-
Saat Tabung Gas 3 Kg Menjadi Barang Mewah: Penyebab Tabung Melon Langka di Sukabumi Selatan
-
Insiden Dramatis di Citarik: Saat Deterjen Menaklukkan Si Jago Merah di Atas Truk Elpiji
-
Asyik Liburan ke Pangandaran, Rumah Watino di Banjar Malah Ludes Dilalap Api
-
Buntut Huru dan Hara Mati, Farhan Kasih Ultimatum 30 Hari "Rombak Total" Bandung Zoo