SuaraJabar.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf geram terkait insiden unboxing ilegal motor yang terjadi di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Timur jelang WorldSBK Indonesia pada 19-21 November 2021.
Menurut Dede, insiden unboxing yang kemudian dijadikan sebuah konten sangatlah memalukan dan bisa merusak hubungan Indonesia dengan negara lain.
"Menurut saya ini keteledoran. Tentu kita malu dengan sikap para pekerja yang melakukan unboxing di-reveiew, dimasukan dalam konten," kata Dede saat berkunjung ke Bandung Barat pada Jumat (12/11/2021).
Dikatakannya, insiden unboxing ilegal itu sama saja membocorkan rahasia sebuah tim.
"Kalau Bea Cukai, memeriksa, melihat itu tugasnya. Kita pahami Motor GP, Super Bike mereka punya teknik yang gak mau dibocorkan," sebut Dede.
Dede mengaku sudah meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk memberikan sanksi.
Sebab, insiden ini akan merusak hubungan dengan negara lain. "Jadi oleh karena itu saya sudah statment kepada Menpora bahwa harus ada tindakan dan sanksi yang tegas," tegasnya.
Mantan Wakil Gubernur Jabar itu melanjutkan, mengadakan sebuah event internasional apalagi setelah vakum selama pandemi COVID-19 sangatlah tidak mudah. Ditambah insiden unboxing dilakukan di sirkuit yang perdana kalinya mengadakan balapan internasional.
Harusnya, kata dia, kehadiran sirkuit triliunan dengan menghadirkan event ini ditunjang dengan pekerja yang profesional. Namun event balapan internasional perdana di Indonesia ini malah dicederai oleh insiden yang konyol.
"Para pekerja itu juga harusnya profesional karena kalau sampai negara-negara tidak percaya ke depan. Apalagi kita baru kena sanksi WADA, kita tidak boleh menajdi tuan rumah event-event internasional selama satu tahun, tiba-tiba ada kaya gini," pungkasnya.
Baca Juga: Fadli Zon Sindir Menohok Jokowi saat Motoran di Sirkuit Mandalika: Kapan ke Sintang?
Sebelumnya diberitakan, kabar mengenai oknum petugas yang melakukan unboxing motor Ducati tanpa izin menghebohkan jagat dunia maya.
Dalam video yang beredar, tampak sosok pria yang diduga petugas lokal tengah melakukan unboxing dan kemudian berfoto-foto dengan motor Ducati.
Hal ini membuat bos Ducati marah dan sempat diberitakan di media internasional.
"Kami sangat menyesal, kejadian ini di luar kendali kami," ujar Gregorio Lavilla, Direktur Eksekutif SBK dikutip dari Speedweek.com.
"Karyawan itu sudah dipecat," lanjutnya.
Dalam regulasi dan undang-undang, boks kargo dan logistik tim hanya boleh dibuka oleh pihak Bea Cukai atau tim itu sendiri agar mencegah manipulasi dan juga spionase dari tim-tim lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi
-
Hilang 3 Tahun, Wanita Asal Bandung Tiba-tiba Ditemukan di IGD RSHS dengan Luka Berat
-
Ratusan Pengantin Ditipu, Bos WO SCR di Bandung Kabur Usai Tilap Duit Vendor
-
Urai Kemacetan dan Tata Kota, Kawasan Keluar Tol Pasirkoja Bandung Kini Mulai Disterilkan
-
Istana Bogor Digerebek Mahasiswa Unpak, Suarakan Mosi Tidak Percaya ke Pemerintah