SuaraJabar.id - Masyarakat diimbau untuk tak merokok sembarangan di Kota Bandung jika tak mau kena denda Rp 500 ribu. Termasuk di beberapa area seperti Jalan Braga dan Pasar Cihapit.
Pasalnya, Pemerintah Kota atau Pemkot Bandung baru saja meresmikan empat Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yakni di Plaza Balai Kota, Taman Tongkeng, Pasar Cihapit, dan area Jalan Braga.
Penetapan KTR di beberapa tempat tersebut merupakan implementasi dari Perda Kota Bandung no. 4 Tahun 2021 tentang KTR yang disahkan oleh DPRD Kota Bandung pada Mei lalu.
Perda tersebut mengatur tentang implementasi kawasan tanpa rokok, termasuk aktivitas merokok, promosi, iklan, hingga kegiatan dengan sponsor rokok di Kota Bandung.
Dalam acara peresmian yang di lakukan di Jalan Braga pendek pada Senin (15/11/2021), Wali Kota Bandung Oded M Danial secara simbolis meresmikan KTR di kawasan Braga tepatnya di Taman Braga.
Oded memimpin peresmian rambu KTR dengan menyibakkan tirai penutup rambu KTR di Jalan Braga, salah satu area wisata ternama Kota Bandung. Pada saat yang bersamaan, tiga rambu lainnya di Plaza Balai Kota Bandung, Pasar Cihapit, dan Taman Tongkeng, diresmikan oleh lurah-lurah setempat mengikuti aba-aba dari wali kota.
"Saya berharap dengan adanya Perda (KTR) yang sudah selesai, sekarang insyaallah Kita realisasikan sebagai peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok ini mudah mudahan bisa menjadi edukasi mengingatkan masyarakat Kota Bandung betapa bahanya rokok," ujar Oded di Taman Braga pada Senin, 15 November 2021.
Kota Bandung meresmikan empat kawasan tanpa rokok baru pada peringatan Hari Kesehatan Nasional untuk melindungi kesehatan 2,5 juta penduduknya dari bahaya rokok.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari diterbitkannya Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2021 tentang KTR pada bulan Mei 2021.
Pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia, 31 Mei lalu, Pemerintah Kota Bandung juga sudah meresmikan satu rambu KTR di Taman Alun-alun Bandung.
”Hari ini, dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat kita berkumpul di Jalan Braga, Plaza Balai Kota Bandung, Pasar Cihapit, dan Taman Tongkeng untuk menunjukkan komitmen Kota Bandung dalam melindungi kesehatan warganya. Mudah-mudahan komitmen ini dapat terus diwujudkan, tidak hanya oleh Pemkot Bandung, tapi juga oleh semua warga Bandung,” ujar Oded.
Menilik ke belakang, tepatnya pada 2017, Pemerintah Kota Bandung telah menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR) di tempat umum. Salah satu alasannya adalah kekhawatiran akan tingginya jumlah perokok di Kota Kembang ini.
Data menunjukkan sebesar 37% penduduk Kota Bandung, pada usia 16 sampai 49 mengakui bahwa mereka adalah perokok. Banyak di antaranya yang mulai merokok di usia sangat muda.
”Peresmian rambu KTR di empat daerah berbeda ini diharapkan akan dapat membantu meningkatkan kesehatan warga Bandung. Tidak hanya menurunkan jumlah prevalensi perokok di Kota Bandung dan melindungi generasi muda Kota Bandung dari bahaya, namun juga dapat membantu menurunkan tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Bandung. Harapannya mulai awal tahun 2022 nanti, seluruh area publik di Kota Bandung akan terlindungi oleh Perda KTR secara utuh, " ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Ahyani Raksanagara
Hal ini diterapkan delapan area KTR yaitu fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, transportasi umum, tempat kerja, tempat umum, serta tempat lain yang telah ditetapkan berdasarkan keputusan Wali Kota.
Berita Terkait
-
Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape
-
Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Lingkungan Kerja
-
Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua
-
Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi
-
Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain