SuaraJabar.id - Ada-ada saja modus yang digunakan pelaku begal payudara untuk mengelabui korbannya.
Di Bandung, seorang pria beristri menjalankan aksi begal payudara dengan cara menyamar atau berpura-pura menjadi seorang perempuan.
Modus pelaku terungkap setelah salah seorang korban melaporkan telah menjadi korban pelecehan.
"Jadi tersangka atas nama H ini berpura-pura menjadi wanita dengan cara menggunakan pakaian perempuan," ujar Wakapolresta Bandung AKBP Dwi Indra Laksmana, Senin (22/11/2021).
Pelaku menyamar sebagai perempuan dengan cara memakai pakaian perempuan. Ia kemudian mengikuti korban dan beraksi ketika menemui tempat yang sepi.
Penyamaran menggunakan pakaian perempuan kemungkinan digunakan pelaku untuk mencegah korbannya merasa curiga ketika diintai dan dibuntuti oleh pelaku.
"Terakhir, tersangka melakukan pelecehan pada 20 november 2021 sekitar pukul 18.30 WIB di Kecamatan Katapang," kata Wakapolresta Bandung.
Polisi masih melakukan pendalaman terkait sepak terjang pelaku. Namun dari keterangan pelaku, ia mengaku baru dua kali menjalankan aksi begal payudara dengan modus tersebut.
Tersangka berstatus memiliki istri. Polisi, kata Indra, masih terus melakukan penyelidikan status tersangka yang telah berkeluarga.
"Pengakuan karena terdorong hasrat seksual. Kami akan pelajari lebih dalam, kaitan dengan kejiwaannya," katanya.
Tersangka sendiri mengaku menyesal telah melakukan pelecehan seksual.
"Menyesal. Saya memiliki keluarga," ucapnya.
Atas perbuatannya berpura-pura menjadi wanita, pria beristri yang menjadi begal payudara tersebut dikenakan pasal 289 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Hotel di Dago Bandung dengan Tarif Bersahabat, Mulai Rp 300 Ribuan
Berita Terkait
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
Beckham Putra Tunda Mudik Demi Timnas Indonesia, Siap Jawab Kepercayaan John Herdman
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Nekat Bawa Keluarga di Bak Terbuka Masuk Tol Bocimi, Pikap Asal Jakarta Dicegat Paksa Polisi
-
Garut-Bandung Macet Horor! 5 Ribu Kendaraan Padati Leles, Polisi Tarik-Ukur Skema Buka Tutup
-
Ogah Tua di Jalan, Belasan Ribu Pemudik Banjar Pilih "Kuda Besi" Demi Kejar Jadwal Ngantor
-
Bayar Karcis Tapi Lepas Tangan Nyawa Melayang? Dispar Usut Tiket "Siluman" Pantai Tenda Biru
-
Terbongkar! Ini Biang Kerok Macet Horor Cikidang-Palabuhanratu, Bukan Sekadar Volume Kendaraan