Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Senin, 13 Desember 2021 | 22:23 WIB
Gubernur Ridwan Kamil saat mengantarkan 69 transmigran asal Jawa Barat di Aula Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (13/12/2021). [ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar]

"Program transmigrasi masih jalan, kita mengirimkan ke Aceh dan ke Kalimantan Tengah. Ada penurunan tingkat pengangguran sebenarnya dari 10,4 persen di tahun 2020 saat COVID sekarang hanya 9,6 persen. Ini mengindikasikan ada penambahan 240.000 lapangan pekerjaan selama setahun yang kita upayakan," kata pria yang kerap disapa Kang Emil.

Ia menjelaskan, definisi perluasan lapangan kerja ini tidak hanya menambah lowongan pekerjaan tapi meluaskan mereka-mereka yang belum bekerja untuk memilih program transmigrasi di wilayah-wilayah Indonesia yang difasilitasi Provinsi Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Desa.

Dalam pelepasan transmigran, Gubernur juga menyerahkan hibah dua unit bus operasional kerja untuk Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hibah dua unit bus ini juga masih dalam rangka untuk mendukung kesejahteraan pekerja di Jawa Barat.

Dengan adanya hibah bus operasional kerja ini, diharapkan kesejahteraan pekerja Indramayu maupun KBB bisa meningkat.
Sebab, para pekerja bisa menghemat ongkos pengeluaran kerja karena sudah disediakan bus operasional ini.

Baca Juga: UMK 2022 Tak Naik, Buruh di Bandung Barat Dapat Hadiah Bus

"Kita teruskan program-program pengurangan biaya pengeluaran dari pekerja buruh dengan kami beri hibah berupa bis yang sangat bagus kepada daerah - daerah sesuai dengan pengajuan dan Kabupaten Bandung Barat. Mudah-mudahan bis gratis ini bisa mengurangi biaya harian antar jemput yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan," kata Ridwan Kamil.

Sebagai bentuk kepedulian kepada para pekerja di Jawa Barat, Ridwan Kamil juga peduli pada keselamatan dan kesehatan kerja. Oleh karena itu, peran panitia pembina keselamatan dan kesehatan kerja (P2K3) sangat menentukan dalam upaya mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan perusahaan.

Apalagi saat pandemi COVID-19 ini, semua industri atau perusahaan bertanggung jawab terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan virus di tempat kerja. Atas dasar itu, Pemda Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi atas kinerja P2K3 sebagai garda terdepan dengan memberikan penghargaan.

"Tadi kita memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki tim kesehatan dan keselamatan kerja yang paling baik agar rasa aman itu selalu ada dalam pekerja," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: Disnakertrans DKI Jakarta: Jumlah Pengangguran Turun Selama Wabah COVID-19

Load More