SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah anak yang ditemani orang tua mereka tengah asyik berenang di kolam ikan Masjid Agung Sukabumi beredar di jejaring media sosial.
Selain kolam ikan yang dipakai berenang, beredar juga foto yang memperlihatkan sampah yang dibuang sembarangan di area Alun-alun dan Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Video dan foto di ruang publik yag baru saja direvitalisasi itu membuat Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi kesal.
Melalui akun Instagram pribadi miliknya @achmadfahmi.smi pada Senin (10/1/2022) ia mengunggah foto dan video sampah berserakan dan warga berenang di kolam ikan Masjid Agung.
"Sahabat Sukabumi, Kebahagiaan kita dgn hadirnya "wajah baru" Kota Sukabumi jangan sampai tercoreng dgn perilaku yg tidak beradab. Karena peradaban itu bukan sekedar membangun dan menata sebuah kota lebih baik tapi juga sejauh mana warga dapat menjaga dan memelihara hasil pembangunan tersebut."
"Sangat menyesalkan euforia positif kemarin harus tercoreng dgn perilaku pihak2 yg tidak bertanggung jawab. Berserakannya sampah di saat telah disediakannya banyak tempat sampah. Kolam ikan yg digunakan berenang serta mandi anak2 yg dibiarkan oleh orang tuanya," tulis Achmad Fahmi.
Tak ingin kejadian serupa terulang kembali, di paragraf terakhir Fahmi mengingatkan kepada seluruh warga agar bisa merawat bersama-sama ruang publik yang baru diresmikan oleh Gubernur Jabar itu.
"Mari kita rawat bersama hasil pembangunan ini dengan tidak hanya mengandalkan aparat semata karena ini #SukabumiKita, milik kita bersama," pungkasnya.
Unggahan itu langsung mendapat respons dari puluhan netizen.
Baca Juga: Liburan Berujung Petaka, Wisatawan Asal Jakarta Tewas Terseret Ombak Pantai Karanghawu
"Ketika orang perantauan bangga dengan perubahan Sukabumi......kesadaran masyarakatnya sendiri masih jauuuuh....seharus nya jgn nunggu di tegur atau harus ada pengawasan dr satpol pp ato apalah....tapi menjaga n dinikmati bersama....sayaaang sekali," tulis akun fentiagesti.
"Orang tuanya gak bisa membedakan mana kolam ikan mana kolam renang, anaknya disamakan dgn ikan bau hanyirrr atuhhh," tulis akun tika5571 dengan emoji tertawa
"Kasih tempat sampahnya yg segede toren pak, biar keliatan... masyarakat di kita kurang PEKA," tulis akun you_gis.
"Hayuu saling mengingatkan para wargi. Pelan-pelan dengan hadirnya fasilitas publik yg baru kita bawa kota Sukabumi ke peradaban yg lebih maju. Yuk bisa yuuuk," tulis akun anzharpratama.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta
-
TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah
-
Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar
-
Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus
-
Palak Makanan Food Truck Bolosego, Aipda S Anggota Polsek Kraton Dijebloskan ke Tahanan Khusus!
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi
-
PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat
-
Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar
-
Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN
-
DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar