SuaraJabar.id - Virus COVID-19 kini sudah berkembang bermutasi menjadi Omicron. Berikut ini informasi gejala omicron yang mungkin bisa menyerang tubuh Anda.
Dikutip dari AyoBandung, orang Inggris telah merekam data dan apa yang mereka rasakan melalui studi gejala Covid-19 ZOE, serta memeringkat 10 gejala Omicron yang dianggap sangat buruk.
Gejala omicron ini di antaranya seperti sakit kepala dan nyeri sendi yang sering dialami.
Bahkan rata-rata sekitar tujuh dari 10 orang dewasa yang sakit dengan Covid-19 akan mengalami sakit kepala.
Kondisi ini sedikit lebih jarang terjadi pada anak-anak, memengaruhi sekitar enam dari 10 anak.
Catatan lain, dari 20 teratas yang dilaporkan, 10 yang terburuk adalah sakit kepala, sakit tenggorokan, nyeri sendi, panas dingin, demam, pusing, kabut otak, nyeri otot, kelenjar bengkak, dan nyeri dada.
National Health Society (NHS) masih mencantumkan tiga gejala teratas sebagai kehilangan indra perasa atau penciuman, batuk terus menerus, dan suhu tinggi sebagai tiga gejala paling umum.
Sementara penelitian lebih lanjut perlu dilakukan, gejala omicron tampak berbeda dan penelitian ZOE Covid memiliki daftar 20 gejala paling umum yang dilaporkan oleh pasien yang berbicara dengan mereka.
Gejala tersebut adalah pilek, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan dan bersin.
Baca Juga: Pecah Rekor Lagi! Korea Selatan Laporkan 13.000 Orang Positif COVID-19 Dalam Sehari
Gejala itu memengaruhi orang dengan cara yang berbeda dan orang dapat mengharapkan untuk memiliki berbagai gejala atau tidak sama sekali.
Sementara itu Profesor Tim Spector, ilmuwan utama di aplikasi ZOE Covid Study mengatakan mereka yang terinfeksi juga menganggap gejala seperti batuk sebagai gejala yang tidak menyenangkan.
Demikian informai 10 gejala Omicron.
Berita Terkait
-
7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dedi Mulyadi Hentikan Proyek Data Center Rp3,5 T: IMB dan Amdal Belum Beres, Kok Bisa?
-
Ini Daftar Lengkap Kapolda, Wakapolda hingga Dirreskrimum Baru
-
Operasi SAR Diperpanjang Fleksibel, 55 Korban Masih Dicari
-
Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23
-
Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi