SuaraJabar.id - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi, mengaku belum menerima pengaduan resmi kasus kecelakaan kerja yang menimpa Giri Pamungkas, seorang buruh asal Karawang.
Kendati begitu, Rachmat sudah mendengar kabar kasus Giri Pamungkas dan mengaku sudah menginstruksikan tim pengawas untuk mendalami kasus tersebut.
"Sampai saat ini belum ada laporan maupun pengaduan, tapi tadi pagi saya sudah mengintruksikan pengawas untuk mencari informasi lengkapnya dan apabila sudah lengkap untuk diproses," katanya saat dihubungi Suara.com, Senin (14/2/2022).
Giri Pamungkas dikabarkan mengalami kecelakaan kerja hingga empat jari tangan sebelah kanannya putus. Oleh perusahaannya ia diminta untuk mengundurkan diri dan mengaku belum mendapatkan pertanggungjawaban.
"Kita ada alur pelaporan resmi, pengaduan resmi, karena seringkali laporan atau pengaduan itu setelah kita cek ada yang kadang tidak jelas, kalau seperti itu kita abaikan. Karena kita juga punya kewajiban, kalau kita diamkan ya kita juga kena oleh Ombudsman. Tapi kan tidak mungkin sebuah pengaduan yang tidak lengkap kita proses," katanya.
Terkait kecelakaan kerja, kata Rachmat, perusahaan memang wajib melaporkan bila itu terjadi. Perusahaan juga punya kewajiban menjamin pekerjanya yang menjadi korban untuk mendapatkan penanganan dari rumah sakit.
"Kalau ada kecelakaan memang perusahaan harus melaporkan dan ini kecelakaannya diproses oleh BPJS Ketenagakerjaan. Itu juga ada rumah sakit khusus tenaga kerja, atau bisa ke rumah sakit yang ditunjuk BPJS Ketenagakerjaan. Kalau ada kecelakaan otomatis harus diselidiki kenapa bisa terjadi," katanya.
Setiap pemberi kerja, lanjut Rachmat, wajib menerapkan sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dari prosedur hingga alat kerja harus dipastikan aman.
Pelaksanaannya diawasi oleh Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), yang juga memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan ketika terjadi kecelakaan kerja.
"Masing-masing pihak harus membuat laporan. Dan secara rutin pengawas melakukan pemeriksaan atau menerima laporan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, seorang buruh membuat pengakuan mengejutkan. Ia mengaku di-PHK oleh perusahaan tempatnya bekerja usai mengalami kecelakaan di tempat kerja yang menyebabkan empat jari tangannya putus.
Pengakuan buruh bernama Giri Pamungkas itu viral di jejaring media sosial usai diunggah oleh beberapa akun media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @infojawabarat pada Minggu (13/2/2022).
"Saya Giri Pamungkas (27) lahir dan tumbuh di Karawang, di sini saya ingin curhat bermaksud membuka realitas tentang musibah yang menimpa saya. Musibah itu terjadi saat saya bekerja di PT HRI sebagai operator dan pada 18 Agustus 2020 saya mengalami kecelakaan kerja dan 4 jari tangan kanan saya hilang dan tersisa hanya ibu jari," tulis @infojawabarat, Minggu (13/2/2022).
Giri mengaku insiden hilangnya empat jari tangan kanannya itu terjadi ketika ia bekerja di PT HRI.
Ia mengaami cacat seumur hidup akibat akibat insiden tersebut. Kondisi itu membuatnya sulit kembali bekerja usai di-PHK oleh PT HRI. Padahal ia merupakan tulang punggung keluarganya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar