Sapu lidi yang mereka pegang bukan untuk menyapu jalan, melainkan digunakan untuk mengambil koin koin lemparan para pengendara. Tak ayal terkadang mereka berebut di badan jalan saat banyak koin yang bertebaran. Saat lelah mereka bahkan nekat duduk di trotoar atau depan tembok rumah warga yang berada di pinggir jalan.
Warga yang menyapu duit itu terdiri dari emak emak, pria dan wanita hingga anak anak.
Fenomena penyapu koin demi mendapatkan penghasilan tambahan ini rupanya juga dikaitkan dengan adanya tradisi yang didasari mitos.
Konon katanya dibawah Jembatan Sewo disebut sebagai tempat tinggal arwah mendiang Saedah dan Saeni yang meninggal di sungai tersebut.
Saeni penari ronggeng Pantura yang berubah menjadi buaya, sedangkan Saedah yang merupakan tukang kendang berubah menjadi Bunga Cempaka Putih.
Maka dari itulah munculah mitos bahwa setiap pengendara yang melintasi jembatan ini dipercaya akan selamat setelah melempar koin.
Banyak pengendara yang memercayai mitos tersebut sehingga mereka selalu melempar koin tatkala melintas agar diberi keselamatan selama perjalanan.
Namun seiring perkembangan waktu rupanya tradisi dari mitos ini kini menjadi ladang penghasilan tambahan bagi warga sekitar.
Beberapa diantara mereka mengaku memiliki pekerjaan sebagai petani, namun mendapat tambahan penghasilan dari menyapu duit ini.
Diketahui rata rata yang dihasilkan masing masing penyapu jalan jika pada musim lebaran seperti ini bisa mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu rupiah perorangnya.
Kontributor : Ririn Septiyani
Tag
Berita Terkait
-
Video Viral Cewek Pakai Tanktop Lakukan Sosial Eksperimen, Publik Salfok dengan Pria di Sebelah Istrinya
-
Viral Video Pemudik Angkut Motor Sampai Atap Mobil Penuh, Netizen: Itu Mah Pindahan
-
Bikin Ngakak, Wig Penumpang Terhempas Saat Naik Wahan Tornado di Dufan
-
Order Es Teh, Wanita Ini Tetiba Lemas Pas Bayar di Kasir: Astaga Lebih Mahal dari Spaghetti
-
Dewi Perrsik Dan Saipul Jamil Kembali Mesra di TikTok, Warganet Minta Balikan Saja
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang