SuaraJabar.id - Pemukiman warga di Desa Cangkuang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung disapu angin puting beliung pada Kamis (19/5/2022) sore kemarin.
Akibatnya, puluhan rumah warga di kawasan itu mengalami kerusakan.
Salah satu warga yang rumahnya rusak diterjang angin puting beliung adalah Isah. Hampir separuh atap rumahnya terbang disapu angin.
"Kejadiaanya sekitar pukul 15.00 WIB. Di teras sedang banyak orang, ada belasan orang," ujar Isah ketika ditemui, Jumat (20/5/2022).
Perempuan berusia 55 tahun tersebut memang berjualan bakso di teras rumahnya. Pada saat kejadian, ada belasan orang tetangganya membeli bakso ketika hujan kecil turun.
Setelah hujan kecil turun, disusul oleh angin sepoi yang kemudian membesar dan menggulung.
"Muncul suara bergemuruh dan angin kencang," ujarnya.
Angin berputar-putar dan menyapu rumah-rumah di sekitar. Angin puting beliung tersebut menuju rumah Isah yang sedang melayani pembeli bakso.
"Semua orang langsung masuk ke dalam rumah karena takut. Kalau tidak masuk pasti ketiban genting," imbuhnya.
Baca Juga: Proses Penyidikan Rampung, Bupati Langkat Terbit Rencana Akan Disidang di PN Tipikor Jakarta
Rumah milik Isah langsung disapu oleh angin puting beliung. Atap yang terbuat dari asbes tersebut langsung ikut terbang. Hampir separuh atap rumahnya terbang dan asbes menimpa sejumlah rumah tetangganya.
"Anginnya sekitar semenitan. Tapi kerusakan yang ditimbulkan sangat parah," imbuhnya.
Setelah angin mereda, hujan besar langsung turun. Atap yang terbang membuat perabotan rumah Isah basah, baik kursi maupun perabotan elektronik pun turut rusak.
"Ditutupi terpal dulu supaya kalau hujan lagi air tidak masuk," katanya.
Puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut. Sebagian rumah telah diperbaiki oleh masing-masing.
Berita Terkait
-
Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang
-
3 Rekomendasi Kipas Angin Embun Misty Fan Termurah, Sejuk Tanpa Bikin Kantong Jebol
-
Cuaca Panas Bikin Gerah? 5 Kipas Angin Portable untuk Mencegah Gerah
-
Mengeringkan Rambut dengan Kipas Angin vs Hair Dryer, Mana yang Lebih Baik?
-
4 Kipas Angin Portable Awet Hingga 12 Jam, Praktis Dibawa Traveling
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat