SuaraJabar.id - Seorang pria di Kabupaten Sukabumi diamankan polisi usai membuat ulah mengacak-acak dan mencuci kitab suci Al Quran.
Pria tak dikenal itu sebelumnya dilaporkan tiba-tiba memasuki sebuah masjid di Kampung Ciseupan, Desa Seusepan, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (28/5/2022) malam.
dari keterangan seorang warga bernama Ujang Sumarna (32), pria itu kemudian asuk ke masjid dan mengacak-acak bahkan mencuci Al Quran.
Al Quran yang menjadi sasaran adalah Al Quran yang tengah dipakai mengaji oleh anak-anak.
"Katanya orang itu menduduki Al Quran yang sedang dipakai oleh anak-anak mengaji," ujar Ujang.
Oleh anak-anak, pria itu lantas dikejar dan masuk ke masjid lainnya di Kampung Ciseupan RT 03/06, Desa Seusepan.
“Masuk ke masjid lagi yang di dalamnya ada yang ngaji, ngambil lagi Alquran lalu dibawanya dan mencucinya di kolam yang ada di depan masjid itu," tuturnya.
Aksi pria yang belum diketahui identitasnya itu berlanjut ke Kampung Tugu, Desa Cijengkol. Disana pria itu ngacak-ngacak sandal anak-anak yang sedang nongkrong kemudian lemari berisi buku dan kitab di depan rumah warga menjadi sasaran amuk pria itu.
"Yang kita bingung kitab dia injak-injak, kalau yang bertuliskan huruf Indonesia tidak disentuh sama sekali," katanya.
Baca Juga: Gubernur Sutarmidji Targetkan LPTQ Kalbar Dapat Melahirkan Penghafal Al Quran Berusia 8 Tahun
Aksi meresahkan pria tersebut berakhir setelah datang dari pihak desa dan polisi. Namun, ketika hendak diamankan, pria itu melawan.
"Jadi dia marah-marah ketika mau ditangkap. Pria itu tidak ngerti bahasa Sunda dan diperkirakan umurnya 20 tahun. Kini pria itu sudah diamankan dan infonya mau dibawa dulu ke Puskesmas Caringin," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral TOA Masjid Al Falaah Ciputat Ditembak-tembak, Begini Kata Polisi
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar Juara, MAN 1 Sukabumi Raih Trofi Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Kronologis Kopdes Merah Putih Dibangun di Lahan Bekas Masjid di Balaraja
-
Viral Lahan Bekas Masjid Dibongkar Dibangun Kopdes Merah Putih
-
Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun