SuaraJabar.id - Daftar tunggu haji di Kota Sukabumi, Jawa Barat mencapai 19 tahun. Lamanya daftar tungu haji tersebut salah satunya disebabkan oleh pandemi COVID-19.
Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi menyebutkan, calon jemaah haji mendaftar pada 2022 ini maka kemungkinan akan berangkat pada 2041.
"Minat warga Kota Sukabumi yang mendaftar untuk menjadi calon jemaah haji cukup tinggi, ini dibuktikan dengan daftar tunggu haji yang mencapai 19 tahun," kata Kepala Seksi Pembinaan dan Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Abdul Manan di Sukabumi pada Senin (30/5/2022).
Menurut Manan, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan daftar tunggu haji mencapai 19 tahun, yakni sempat tertundanya pemberangkatan para calon jemaah haji ke tanah suci Mekah, Arab Saudi karena pandemi COVID-19.
Kemudian, berkurangnya kuota jemaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah rukun Islam ke-5 tersebut karena Pemerintah Kerajaan Arab Saudi masih mewaspadai terjadinya penyebaran COVID-19 dan pembatasan usia calon jemaah yang dibatasi.
Seperti pada tahun ini ada 31 calon jemaah haji asal Kota Sukabumi yang gagal berangkat dikarenakan umurnya sudah melebihi batas usia yang ditetapkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yakni di atas 65 tahun.
Namun demikian, pihaknya akan tetap berupaya agar calon jemaah haji yang gagal berangkat untuk menunaikan ibadahnya di tanah suci bisa berangkat pada tahun depan dengan memasukkannya kepada calon jemaah prioritas untuk diberangkatkan.
"Kami berharap pandemi COVID-19 bisa segera berakhir sehingga kuota haji yang diberikan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bisa kembali ditambah untuk mengurangi lamanya daftar tunggu warga yang mendaftar sebagai calon jemaah haji," tambahnya.
Manan mengatakan untuk tahun ini jumlah jemaah calon haji yang dipastikan berangkat sebanyak 125 orang yang tergabung pada kelompok terbang (kloter) 30 bersama Kabupaten Cianjur dan Karawang.
Baca Juga: Asrama Haji Donohudan Boyolali Siap Sambut 15.477 Calon Jemaah Haji dari Jateng dan DIY
Mereka akan berangkat ke Asrama Pondok Haji Bekasi pada 24 Juni dan saat ini pihaknya tengah melakukan pengurusan visa untuk para jemaah calon haji tersebut. [Antara]
Berita Terkait
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
-
KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi
-
Hilang 3 Tahun, Wanita Asal Bandung Tiba-tiba Ditemukan di IGD RSHS dengan Luka Berat