SuaraJabar.id - Puluhan suporter Persib Bandung gelar aksi unjuk rasa buntut dari tewasnya rekan mereka di Stadion GBLA saat menonton pertandingan melawan Persebaya dalam lanjutan Piala Presiden 2022, Jumat 17 Juni 2022.
Aksi unjuk rasa ini digelar Bobotoh di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung. Dalam orasinya, perwakilan Bobotoh meminta manajemen klub untuk tanggung jawab terkait tragedi tersebut.
Aksi terjadi pada Minggu (19/6) malam. Puluhan bobotoh tiba di Graha Persib sekira pukul 19.50 WIB. Sembari mengenakan baju serba hitam, mereka membawa spanduk panjang bertuliskan 'Bobotoh Berduka' atas kematian 2 Bobotoh yang menurut polisi kehabisan nafas akibat berdesakan.
"Kami datang ke sini membawa kecintaan, kebanggaan dan perhargaan kepada Persib. Tapi manajemen selalu tidak pernah menganggap suara kami," ujar perwakilan bobotoh seperti dikutip dari Ayobandung--jaringan Suara.com, Senin (20/6/2022).
Bobotoh meminta manajemen Persib dan pihak Panpel untuk bisa mengevaluasi diri secara tuntas. Hal ini lantaran tragedi kesekian kalinya yang tak pernah dievaluasi oleh manajemen.
"Panpel harus tanggung jawab, manajemen harus dievaluasi. Karena tidak ada nyawa seharga sepak bola. Kejadian ini berulang dan tak ada upaya lain untuk mencegah hal serupa terjadi. Ini kelalaian Panpel. Panpel harus keluar, harus ada evaluasi dan tanggung jawab," tambah perwakila bobotoh lainnya.
Selain aksi itu, Puluhan bobotoh ini turut mengibarkan bendera dengan lambang Persib setengah tiang di sana.
Selain menyampaikan protes melalui pengeras suara, mereka pun turut menyalakan flare di lokasi aksi unjuk rasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Jaga Kelancaran Transaksi Selama Libur Idul Fitri 1447 H dengan Layanan Cabang Selektif
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
Adu Banteng di Jalur Sukabumi-Bogor: Colt Mini L300 Hantam Pajero, Bagaimana Nasib 8 Penumpang?
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Maut Menjemput di Simpang Tonjong: Detik-Detik Avanza Oleng Renggut Nyawa Pejalan Kaki di Ciamis