SuaraJabar.id - Anies Baswedan, Erick Thohir, Ridwan Kamil, dan Zulkifli Hasan muncul sebagai sosok yang dicalonkan DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banjar, Jawa Barat sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024.
Keputusan itu diambil dalam Rapat Kerja Daerah atau Rakerda DPW PAN Kota Banjar, Sabtu (25/6/2022). Selain calon presiden, kegiatan itu juga mengusulkan satu nama untuk calon Gubernur Jawa Barat.
Usulan tersebut menjadi salah satu agenda pembahasan dalam rapat kerja daerah yang dilaksanakan di Aula Rumah Makan Saung Oemah.
Ketua DPD PAN Kota Banjar, Bambang Prayogi mengatakan dalam Rakerda ini pihaknya telah menyelesaikan 100 persen syarat verifikasi partai politik.
“Untuk rapat kerja kali ini kita jadwalkan untuk pembahasan usulan calon presiden,” kata Bambang Prayogi.
Adapun daftar nama calon presiden yang usulan dari PAN Kota Banjar adalah Anis Baswedan, Erick Thohir, Ridwan Kamil, dan Zulkifli Hasan. Kemudian untuk calon tunggal Gubernur Jawa Barat adalah Desy Ratnasari.
Ia menjelaskan, selain mengusulkan daftar nama calon presiden, rapat kerja daerah tersebut juga harapannya bisa meningkatkan kinerja partai. Memperkuat struktur pengurus hingga kader sampai tingkat bawah.
“Jadi dalam rapat kerja daerah ini kita menghasilkan suatu rekomendasi atau keputusan untuk meningkatkan kinerja partai ke depan. Saya yakin jika ini bisa berjalan lancar maka PAN bisa masuk tiga besar di Kota Banjar dalam Pemilu nanti,” jelasnya.
Ketua Pembina Daerah PAN DPW Jabar Herry Darmawan mengatakan dalam rapat kerja daerah tersebut hadir juga partai dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Baca Juga: Anies Baswedan Kumpulkan Tukang Bakso Momen E-Prix 2022, PDIP Malah Beri Komentar Ini
“Baru di Kota Banjar, Rakerda PAN dihadiri oleh Koalisi Indonesia Bersatu dan ini sangat luar biasa,” katanya.
Menurut Herry, dengan hadirnya Koalisi Indonesia Bersatu, dapat meningkatkan elektabilitas partai.
“Saat ini, partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu yakni, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP),” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Aturan Dana Lingkungan Hidup Diubah, Uang Rp22 Triliun untuk Masyarakat Tak Bisa Cair
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri
-
Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65
-
Abaikan Peringatan Keras Zulhas, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Usai Terjaring OTT KPK
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?