SuaraJabar.id - Salah seorang warga yang menjadi korban tabrakan beruntun Tol Cipularang KM 91, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menduga sopir bus yang memicu insiden tersebut melarikan diri usai kejadian.
Hal tersebut diketahui dari video yang diunggah akun Instagram @prfmnews. Video tersebut diduga diambil oleh seorang warga yang menjadi korban dalam insiden tabarakan beruntun Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta yang terjadi pada Minggu (26/6/2022) malam tersebut.
Sang korban mengambil gambar beberapa kendaraan yang rusak dan hancur akibat tabrakan beruntun tersebut.
Ia juga memberikan narasi mengenai kondisi di lokasi kejadian tabrakan beruntun.
Ia menduga, tabrakan beruntun Tol Cipularang KM 91 arah jakarta ini disebabkan oleh adanya kendaraan jenis bus yang mengalami rem blong.
"Awalnya ini bus ini, kayaknya remnya blong. Sekarang di sini sopirnya kabur," ujarnya.
Ia juga sempat mengabarkan kondisi dirinya dan keluarganya yang juga jadi korban tabrakan beruntun Tol Cipularang arah Jakarta itu.
"Alhamdulillah aku, bapak ku, suami ku, adik ku berempat kita habis nengokin anak dari Bandung. Alhamdulillah selamat." ujar narasi warga dalam video itu.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 17 kendaraan yang terdiri dari bus, elf dan minibus terlibat kecelakaan tabrakan beruntun di Tol Cipularang KM 91 Arah Jakarta pada Minggu (26/6/2022) malam.
Baca Juga: Ngantuk hingga Bus Masuk Jurang, Begini Kondisi Sopir Bus yang Alami Kecelakaan Maut di Tasikmalaya
Hal tersebut diketahui dari video yang diunggah pemilik akun Instagram @infojawabarat di Instastory mereka.
Dari informasi, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun tersebut.
Terpantau pada 21.30 WIB, tabrakan beruntun tersebut juga menyebabkan Jalan Tol Cipularang arah Jakarta mengalami kemacetan hingga KM 100.
Hingga saat ini pihak kepolisian belum merilis penyebab, kronologi, jumlah korban dan kerugian akibat tabrakan beruntun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?