SuaraJabar.id - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts buka suara mengenai hukuman tanpa penonton bagi timnya selama menyelesaikan sisa laga di Piala Presiden 2022.
Robert Alberts menyayangkan timnya harus bermain di rumah sendiri tanpa ada suporter yang mendukung langsung di stadion.
Semestinya kata Robert, turnamen pramusim seperti Piala Presiden 2022 ini diadakan untuk menghibur mereka yang menyukai sepak bola.
"Sangat sulit untuk mengatakannya. Ini masih pramusim dan pramusim biasanya dipersembahkan kepada orang-orang untuk menikmati pertandingan," kata Robert Alberts, Rabu (29/6/2022).
Meski demikian, ia enggan berkomentar banyak atas sanksi tanpa penonton yang dijatuhkan untuk Persib.
Baginya, sepak bola adalah hiburan yang semestinya dinikmati penonton yang hadir langsung di stadion.
"Tapi saya tidak mau banyak memberi komentar mengenai ini karena sudah terlalu melelahkan, bahwa sepak bola adalah untuk dinikmati dan orang-orang seharusnya datang ke stadion untuk menyaksikan permainan. Sungguh disayangkan," ujarnya.
Sama seperti Robert, sebelumnya Gelandang Persib Marc Klok sedih perempat final Piala Presiden 2022 Maung Bandung bertanding tanpa kehadiran Bobotoh di stadion.
Terlebih pemain naturalisasi ini baru bergabung Persib setelah membela Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Asia 2023.
Baca Juga: Laga Persib vs PSS di Si Jalak Harupat tanpa Penonton, Polisi Minta Bobotoh Jadi Bon Jovi
"Ya saya lihat video, saya rindu dan hati saya sedikit sakit kalau saya tidak di sana. Ketika saya pertama datang ke Persib, saya belum bermain di depan Bobotoh langsung di stadion. Dan saya tidak sabar untuk melihat juga di lapangan," kata Marc Klok.
Laga Persib vs PSS sendiri akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 1 Juli 2022. Pertandingan ini diselenggarakan tanpa penonton.
Dilarangnya Persib vs PSS dihadiri penonton menyusul sanksi yang dijatuhkan Komdis Piala Presiden, buntut dua Bobotoh tewas di Stadion GBLA.
Tag
Berita Terkait
-
Persib Bandung Kirim Ancaman ke Persija Jakarta, Posisi Puncak Klasemen jadi Bidikan
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
-
Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia
-
Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang
-
Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun