SuaraJabar.id - Status WhatsApp mengadung isi ajakan sparring yang diduga dibuat oleh seorang kepala desa di Cisaat, Kabupaten Sukabumi berbuntut panjang.
Kades Sukaresmi Jalaludin yang diduga sebagai status tersebut bakal dilaporkan ke polisi oleh sejumlah warga.
Diketahui, ejadian ini bermula pada 30 Juni 2022, Jalaludin mengunggah status WA yang memuat narasi ajakan sparring terhadap pihak yang diduga sebelumnya melakukan audiensi.
Namun, tak diketahui siapa pihak yang dimaksud dalam status tersebut dan audiensi terkait persoalan apa.
"Hayo atuhlah gera auden dei, hayang ngala huntuna asa sok pinter bodo batur dasar eweh otakan. Hayu ah sparingan, hayang panggih diluar secara pribadi [Ayo segera audien lagi, ingin ngambil giginya, sok pintar bodoh dasar tidak ada otaknya. Ayo sparingan, ingin bertemu di luar secara pribadi]," bunyi status WhatsApp tersebut.
Screenshot status WA tersebut beredar. Hingga dishare oleh warga bernama Lui Andrian ke grup WA Karang Taruna Desa Sukaresmi. Kemudian Lui mempertanyakan status tersebut kepada Kades Jalaludin yang ada di grup WA. Screenshot status WA itu pun dikomen oleh Indra Risandi.
Lui dan Indra lantas ditelepon oleh Kades. Dalam perbincangan telepon itu, Kades mengajak sparring keduanya.
"Jadi kasus hari ini adalah perihal persekusi Kepala Desa Sukaresmi terhadap warganya yang di mana awal mula dari kasus ini dari status WA Kades yang bernada intimidasi. Status tersebut salah satunya ingin mencabut gigi seorang warga entah itu siapa," ujar salah satu warga Rizki Rabiul (23 tahun) dikutip dari Sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com, Selasa (5/7/2022).
Warga pun tidak mempermasalahkan status tersebut ditujukan kepada siapa. Hanya saja mereka keberatan atas adanya dugaan persekusi kepada dua warga yang saat itu komunikasi lewat telepon dan adanya ajakan duel.
Baca Juga: Eks Kades di Tangerang Diringkus Polisi, Pungli PTSL Buat Modal Pilkades
"Kami membawa teman-teman yang menjadi korban persekusi Kades Sukaresmi, persekusi tersebut mengajak duel sparring selama 15 menit terhadap warga atas nama Lui Andrian dan Indra Risandi," tambahnya.
Warga pun berencana akan melaporkan Kades ke pihak berwenang.
"Jadi proses selanjutnya kita akan menempuh jalur hukum mau bagaimanapun ini masalah hukum. Jadi mau bagaimanapun kita akan melakukan pelaporan terhadap kepolisian dan akan melaporkan Kades dan Dinas PMD dan Bupati," katanya.
Sementara itu Kepala Desa Sukaresmi Jalaludin mengaku siap untuk mempertanggungjawabkan masalah tersebut.
"Kalau menurut saya sah-sah saja silahkan. Kalau memang saya salah, saya siap mempertanggungjawabkan akan apa yang saya paparkan," kata Jalaludin.
"Kalau mereka masih mau melanjutkan ke ranah hukum silahkan sah-sah saja. Kalau saya salah mungkin diadili dan kalau saya benar, bisa beres. Saya mah yang penting beres," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Program Kades Masuk Kampus Resmi Ditutup, Ini Materi yang Paling Dibutuhkan
-
25 Ucapan Idul Adha 2026 untuk Update Story WA yang Berkesan, Singkat tapi Bermakna
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Manga The Fragrant Flower Blooms With Dignity Libur 3 Minggu
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Viral Bendera Merah Putih Terpasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya, Ini Faktanya
-
Kepercayaan Igor Tolic Dibayar Tuntas, Pemain Muda Persib Tampil Tanpa Rasa Takut
-
Pakai Logo dan Jadwal Asli, Begini Modus Penipu Tiket Whoosh Kuras Rekening Korban
-
Gudang Obat Keras Ilegal Dibongkar, 1 Juta Butir Disita Polresta Bandung
-
Kisah Aji Bayu Ramadhan, Anak Buruh Bangunan Asal NTT Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026