SuaraJabar.id - Dua hal yang jadi tantangan saat mengolah daging kambing adalah mengatasi bau prengus yang khas juga tekstur alot. Ada lima bahan-bahan alami yang bisa ditemui dengan mudah di dapur untuk mengolah kambing agar lebih lezat, bebas bau serta lembut saat dinikmati.
Cookpad dalam siaran resmi yang dikutip dari Antara pada Sabtu (9/7/2022), mengatakan jeruk nipis, garam, daun pepaya, nanas dan rempah adalah bahan yang efektif dalam mengolah daging kambing.
Jeruk nipis
Jeruk nipis punya sifat asam yang cukup kuat. Hal ini membuat jeruk nipis bisa diandalkan untuk membuat daging kambing jadi lebih empuk dan tidak bau. Cara ini juga bisa dilakukan jika ingin mencuci daging kambing sebelum mengolahnya.
Caranya cukup mudah, cuci daging kambing yang sudah disiapkan. Lalu, beri perasan jeruk nipis untuk menghilangkan bakteri dan aroma amis. Beri perasan jeruk nipis dengan membalurkannya pada permukaan daging. Tunggu dan diamkan selama kurang lebih 30 menit.
Garam
Selain jeruk nipis, bahan alami lainnya yang bisa digunakan sebagai cara mengolah daging kambing agar tidak bau adalah garam. Cara ini cukup mudah diterapkan, hanya saja membutuhkan ketelatenan.
Daun pepaya
Daun pepaya dan nanas bisa diandalkan untuk cara masak daging kambing agar empuk dan tidak bau. Hal ini dipengaruhi oleh zat papain dalam daun pepaya. Jadi, jika sudah menggunakan daun pepaya, tidak perlu lagi memasaknya dengan waktu sangat lama. Daging hanya perlu dicuci, kemudian remas, dan bungkus daging kambing dengan daun pepaya. Diamkan selama kurang lebih satu jam.
Nanas
Jika tidak memiliki daun pepaya, gunakan saja nanas. Nanas juga dikenal ampuh membuat daging kambing lebih cepat empuk. Caranya, Anda hanya perlu mengupas buah nanas dan menghaluskannya. Jika sudah, balurkan nanas parut pada potongan daging kambing dan diamkan selama satu jam.
Rempah
Rempah juga bisa digunakan sebagai cara mengolah daging kambing agar tidak bau. Segala macam jenis rempah bisa diandalkan. Rempah juga akan membuat aroma dan rasa khas masakan kambing lebih terasa. Yang perlu dilakukan hanya melumuri permukaan daging kambing dengan parutan jahe. Jika sudah, diamkan sebentar sebelum dimasak. Selain menggunakan jahe, bisa juga memanfaatkan bumbu aromatik seperti jeruk, serai, kayu manis, dan cengkeh. [Antara]
Baca Juga: Bacaan Pendek Doa Niat Kurban Kambing dan Sapi Idul Adha Untuk Diri Sendiri
Berita Terkait
-
Beternak Kambing untuk Dijual di Idul Adha 2026: Tutorial Memilih Bibit Unggul, Usia Minimal Berapa?
-
Perbedaan Kambing dan Domba: Mana Lebih Mahal untuk Dijual Saat Idul Adha?
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Dibeli Murah untuk Dijual Mahal Idul Adha, Inilah 5 Ciri Kambing Muda Berkualitas
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Sentil Masalah Sinyal, Komisi V DPR RI Tanya Kenapa Argo Bromo Anggrek Tak Berhenti?
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang
-
Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan
-
KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres Beroperasi Sesuai Jadwal Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi