SuaraJabar.id - Pasca banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Garut, Jawa Barat, warga dibuat geger dengan penemuan ikan berukuran besar yang diduga jenis predator dari sungai Amazon.
Ternyata tidak hanya seekor temuan ikan yang diduga jenis ikan Arapaima tersebut, Dari unggahan video akun Instagram @infojawabarat ada dua ekor ikan jenis yang sama pasca banjir Garut.
"Usai Banjir, Warga Garut Kembali Temukan Ikan Arapaima Gigas di Daerah Cipejeuh, Dayeuhandap. Jadi totalnya ada 2 ikan," tulis narasi pada video yang diunggah tersebut.
Dalam video tampak sejumlah pria dewasa tengah mengelilingi ikan yang diletakan di jalan tersebut. Kondisi ikan tersebut seperti dituliskan narasi memang dalam kondisi mati.
"Namun, saat ditemukan, kondisi ikan yang oleh pemerintah tidak boleh dilepasliarkan di alam terbuka ini sudah dalam keadaan mati,"
Sekedar informasi, ikan arapaima memiliki bentuk yang terbilang mirip dengan ikan arwana.
Jenis ikan ini merupakan ikan air tawar, yang berasal dari perairan di daerah tropis Amerika Selatan.
Habitat asli dari jenis ikan predator ini, adalah lembah Sungai Amazon. Jenis ikan ini pun kerap dijuluki sebagai predator dari Sungai Amazon.
Di Indonesia sendiri, jenis ikan ini dilarang untuk dibudidayakan. Pada 2018, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan jenis ikan ini dilarang disebarkan dan dibudidayakan di Indonesia.
Baca Juga: Video Viral! Warga Temukan Ikan Ukuran Raksasa dengan Bentuk Aneh Usai Banjir Garut
Alasannya, karena ikan Arapaima bisa mengganggu ekosistem ikan air tawar yang ada di Indonesia. Penemuan jenis ikan ini tidak hanya terjadi di Garut, beberapa waktu lalu di Aceh penemuan ikan ini juga bukan heboh masyarakat.
Penemuan ikan jenis ini pasca banjir Garut pun membuat publik heboh.
"Pertanda habitat sungai tidak baik baik saja," tulis salah satu akun.
"Kasian sama ikannya, malah dipotoin dan dijemur," timpal akun lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Bawa Seorang Ibu dari Pati ke Taiwan untuk Temui Putrinya yang Jadi Pekerja Migran Indonesia
-
Dedi Mulyadi Respon ABK Sukabumi yang Terlantar di Peraian Fiji, Janjikan Langkah Ini
-
Geger Anak 9 Tahun Diserang Anjing Pitbull di Bandung hingga Luka Parah
-
BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan untuk Diaspora Indonesia
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja